Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, March 3, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Telegram siap Lakukan Monetisasi di 2021

Dok/TheVerge

Topcareer.id – Telegram, sebagai salah satu pesaing terberat aplikasi perpesanan WhatsApp, tahun 2021 akan mulai program monetisasi aplikasinya.

Aplikasi perpesanan ini akan meluncurkan layanan berbayarnya di tahun 2021. Pengumuman itu dibuat pada akhir Desember 2020 oleh pendiri Telegram, Pavel Durov.

Durov mengklaim bahwa perusahaan yang sedang berkembang membutuhkan setidaknya suntikan dana beberapa ratus juta dolar per tahun.

Ia lebih lanjut menambahkan bahwa dirinya tidak berencana untuk menjual perusahaan tersebut, sehingga akan mencari cara lain untuk mendapatkan pendanaan.

Dalam pernyataannya, Durov mengatakan, “Telegram akan mulai monetisasi tahun 2021. Kami akan meluncurkan fitur baru yang tak terhitung jumlahnya dan menyambut miliaran pengguna baru.”

Dirinya juga mengklaim bahwa dia telah menjalankan perusahaan dengan menggunakan tabungan pribadinya. Namun, untuk tumbuh lebih jauh dan membawa miliaran pengguna, pendiri harus mencari cara untuk mendapatkan pendanaan.

Baca Juga: 5 Tipe Karyawan yang Susah Naik Jabatan

Karena Durov tidak tertarik untuk menjual seluruh aset atau sebagian perusahaan miliknya, dia harus melihat kepada para pengguna Telegram untuk mendapatkan pendanaan.

Telegram telah mendapatkan popularitas luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Platform ini tidak hanya digunakan untuk obrolan pribadi, tetapi berbagai perusahaan juga menggunakannya. Aplikasi ini telah menarik hampir 500 juta pengguna sejak diluncurkan 2013 silam.

Durov ingin memonetisasi saluran one-to-many publik yang besar. Melalui Platform Iklan, pemilik saluran ini juga akan menerima lalu lintas gratis sesuai dengan ukurannya. Telegram juga bisa mendapatkan stiker premium dengan “fitur ekspresif tambahan” dalam waktu dekat dan itu akan menjadi bagian dari pendapatan perusahaan.

Untuk membuatnya menjadi kesepakatan yang adil bagi pelanggan, Telegram juga akan membagikan sebagian dari keuntungan yang didapat dari stiker premium ini dengan seniman yang mendesainnya.

Pendiri Telegram ini juga telah memperjelas bahwa bagian dari aplikasi yang dikhususkan untuk olah pesan akan tetap bebas iklan. Selain itu, fitur yang saat ini gratis akan tetap gratis.

Mereka hanya akan memonetisasi fitur yang mereka perkenalkan di masa mendatang untuk membantu tim bisnis atau pengguna yang kuat.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply