Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Oktober 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Studi Baru: Varian Covid-19 Inggris B117 64% Lebih Mematikan

Kasus Positif Covid-19 Meledak, Ini Analisis Epidemiolog UGMVirus corona COVID-19. (ilustrasi: pexels)

Topcareer.id – Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam British Medical Journal, varian virus corona yang sangat menular di mana pertama kali diidentifikasi di Inggris dikaitkan dengan risiko kematian akibat Covid-19 64% lebih tinggi daripada jenis sebelumnya.

Para peneliti di Universitas Exeter dan Universitas Bristol menganalisis data lebih dari 100.000 pasien di Inggris antara 1 Oktober dan 28 Januari.

Mereka membandingkan tingkat kematian di antara orang yang terinfeksi B117, varian yang pertama kali ditemukan di Inggris, dan mereka yang terinfeksi dengan jenis yang sebelumnya bersirkulasi.

Para peneliti, yang mempublikasikan temuan mereka pada Rabu (10/3/2021), mengatakan orang yang terinfeksi B117 memiliki kemungkinan antara 32% dan 104% lebih tinggi untuk meninggal.

Itu diterjemahkan menjadi perkiraan sentral 64%, kata mereka, menambahkan risiko kematian absolut dalam populasi yang sebagian besar tidak divaksinasi ini tetap rendah.

Baca juga: 75% Warga Jepang Menentang Kedatangan Penonton Olimpiade Dari Luar Negeri

“Di masyarakat, kematian akibat Covid-19 masih tergolong langka, namun varian B117 menimbulkan risikonya. Ditambah dengan kemampuannya untuk menyebar dengan cepat, ini membuat B117 menjadi ancaman yang harus ditanggapi dengan serius,” kata Robert Challen, penulis utama studi di Exeter, mengutip laman CNBC, Jumat (12/3/2021).

Para peneliti mengatakan B117 menyebabkan 227 kematian dari sampel 54.906 pasien. Itu dibandingkan dengan 141 kematian pada jumlah yang kurang lebih sama dari pasien yang terinfeksi jenis lain.

Mereka mengatakan dengan varian yang sudah terdeteksi di lebih dari 50 negara di seluruh dunia, analisis tersebut memberikan informasi penting kepada pemerintah dan pejabat kesehatan untuk membantu mencegah penyebarannya.

Inggris mengidentifikasi B117, yang tampaknya menyebar lebih mudah dan lebih cepat daripada jenis lainnya, pada musim gugur 2020.

Tinggalkan Balasan