Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Agustus 1, 2021
redaksi@topcareer.id
Sosok

Jessica Cox, Pilot Tanpa Tangan Pertama di Dunia dengan Segudang Prestasi

Topcareer.id – Jessica Cox, wanita kelahiran Arizona, AS berusia 38 tahun ini menjadi pilot pertama di dunia tanpa tangan.

Tak hanya berprofesi sebagai seorang pilot berlisensi, ia juga menjadi motivator, pemain piano dan juga penyelam scuba diving.

Berbicara tentang tantangan yang dia hadapi untuk menjadi pilot tanpa tangan seperti dirinya, Jessica mengatakan rintangan terbesarnya adalah kontrol panel pesawat.

Baca Juga: Sering Keliru, Ini Perbedaan Pilot dan Co-Pilot

Berasal dari keluarga musik, belajar piano tidaklah sulit baginya. Akan tetapi, belajar terbang membutuhkan waktu tiga tahun. Dia harus menemukan kombinasi pesawat dan instruktur yang tepat. Biasanya, seseorang membutuhkan waktu kurang dari enam bulan untuk belajar terbang.

Jessica sangat takut pada ketinggian, tapi dia mengatasi ketakutan itu saat dia berlatih untuk menjadi pilot.

Hidupnya mulai berubah ketika dia berusia 14 tahun dan memutuskan untuk berhenti memakai lengan palsu dan menjalani hidupnya seperti saat dia dilahirkan tanpa tangan.

Baca Juga: Sama-Sama Pilot, Ibu dan Putrinya Terbangkan Pesawat Komersil Bersama

“Ketika saya masih muda, orang tua dan dokter saya mendorong saya untuk memakai lengan palsu setiap hari. Saya lahir tanpa lengan jadi hanya menggunakan kaki saya. Saya bisa makan dengan kaki saya, menulis dengan pensil di sela-sela jari kaki saya, mengendarai mobil dan bahkan memakai lensa kontak dengan jari kaki kedua saya. Jadi bagi saya, menggunakan lengan palsu itu terasa sangat asing, responnya lebih lambat dan tidak memberi saya sensasi seperti panas atau dingin.” Kata Jessica menceritakan pengalamannya.

Sejak menguasai ilmu penerbangan dan menjadi pilot dia telah melakukan perjalanan ke lebih dari 20 negara untuk mengisi acara motivasi.

Tak memiliki sepasang tangan tidak menghentikan langkah Jessica untuk menambah prestasinya dengan menggeluti olahraga Taekwondo hingga tingkat sabuk hitam. Dia bertemu suaminya dalam olahraga tersebut.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan