Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Monday, April 12, 2021
redaksi@topcareer.id
Profesional

Lelah dengan Zoom Meeting? Coba Aplikasi Zoom Escaper untuk Membantumu Pergi

Topcareer.id – Ketika kamu sudah tidak tahan lagi menjalani Zoom meeting tetapi tidak punya alasan kuat untuk mundur, ada aplikasi baru yang cocok buat kamu.

Zoom Escaper, widget web gratis ini memungkinkan kamu menambahkan berbagai efek audio palsu ke panggilan Zoom kamu sehingga bisa memberi banyak alasan bagi kamu untuk mengakhiri rapat dan melarikan diri selagi kamu masih bisa.

Kamu bisa memilih efek suara anjing yang menggonggong, suara konstruksi, tangisan bayi, atau bahkan efek yang lebih halus seperti audio berombak dan gema yang tidak diinginkan.

Aplikasi ini dibuat oleh seniman Sam Lavigne, Zoom Escaper sangat mudah digunakan. Yang perlu kamu lakukan hanyalah mengunduh sedikit perangkat lunak audio gratis yang disebut VB-Audio yang merutekan audio kamu melalui situs web, kemudian mengubah input audio kamu di Zoom dari mikrofon ke VB-Audio, dan memainkan efeknya.

Baca Juga: Siapa Sangka, Mematikan Kamera saat Zoom Meeting bisa Selamatkan Bumi

Jika kamu menjalankan Zoom Escaper, kamu tidak dapat benar-benar mendengar efek suaranya sendiri. Fungsionalitasnya di tes oleh editor berita The Verge, Chaim Gartenberg. Berikut ini pendapatnya tentang berbagai efek yang ditawarkan Zoom Escaper:

  • Suara buang air kecil
    “Kedengarannya sangat palsu. Selain itu, saya tidak sepenuhnya yakin apa rencananya untuk menjual ini sebagai alasan untuk meninggalkan Zoom meeting?”
  • Suara konstruksi
    “Sepertinya Anda benar-benar berdiri di tengah lokasi konstruksi. Saya pikir suaranya perlu lebih diredam untuk menjualnya, tapi itu sangat bagus.”
  • Suara orang menangis
    “Itu adalah suara isak tangis orang yang perasaannya hancur. Tapi siapa yang menangis? apakah itu teman sekamar Anda, atau pasangan Anda?”
  • Suara koneksi buruk
    “Untuk yang satu ini bekerja dengan sangat baik. Audio Anda akan rusak dan terganggu. Segera tutup Zoomnya.”
  • Suara gema
    “Ini sangat menyebalkan dan sangat meyakinkan. Terdengar seperti koneksi Zoom yang rusak. Jika seseorang yang saya ajak bicara dengan Zoom mengalami ini, saya akan memberi tahu mereka untuk memperbaikinya. Tidak mungkin mengadakan Zoom meeting dengan suara seperti itu.”
  • Suara angin
    “Jika Anda mencoba melewatkan Zoom meeting, saya tidak yakin bagaimana Anda bisa secara meyakinkan menjual suara angin kencang di dalam kantor atau rumah Anda sendiri.”
  • Suara anjing
    “Kedengarannya sangat nyata. Seperti anjing menggonggong di luar, tapi ini mungkin bukan hal yang harus segera kamu urus”
  • Suara bayi yang kesal
    “Bayi itu terdengar sangat kesal! Ini pasti sesuatu yang harus segera kamu urus periksa! Tinggalkan Zoom meeting dan rawat bayimu!”

Melansir The Verge, suara bayi yang kesal memberikan alasan yang paling kuat untuk dimaafkan jika harus meninggalkan Zoom meeting, tetapi juga mengharuskan orang-orang percaya bahwa kamu memang memiliki bayi.

Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Rapat via Zoom Begitu Melelahkan

Namun jika kamu nekat untuk memalsukan keberadaan seorang bayi hanya demi keluar dari Zoom meeting dengan rekan kerja, mungkin kamu memiliki masalah yang lebih besar dengan pekerjaan daripada dengan peserta meeting lain.

Berbicara kepada The Verge, Lavigne menjelaskan etos yang mendasari seninya sebagai: “Perlambatan yang disengaja, mengurangi produktivitas dan hasil, sabotase diri, dll.” Ketika ditanya oleh The Verge mengapa nilai-nilai ini penting baginya, Lavigne tidak menanggapi.

Nah, bagi kamu yang ingin mencobanya sebaiknya pikirkan kembali, zoom meeting mungkin menyebalkan dan melelahkan, namun akan selalu ada hal penting di dalamnya. Jika memang ingin menggunakan aplikasi ini gunakan dengan bijak.

Mungkin kamu bisa menggunakannya untuk kabur dari Zoom meeting dalam urusan pribadi yang di luar kepentingan profesional pekerjaan.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply