Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Mei 14, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Disneyland Pekerjakan Lagi 10 Ribu Karyawannya yang Di-PHK

Suasana Disneyland. (dok. Britannica)

Topcareer.id – Sudah lebih dari setahun sejak taman hiburan Disneyland di California, AS terpaksa ditutup karena pandemi virus corona. Namun, divisi taman hiburan perusahaan tidak berdiam diri menunggu untuk bisnis dibuka kembali.

Disneyland memperbarui komidi putar ikoniknya hingga membangun wahana baru Avengers Camp yang akan dibuka pada 4 Juni 2021, Josh D’Amaro dari divisi produk konsumen Disney’s Park mengabarkan.

Saat akan membuka kembali Disneyland dan California Adventure pada 30 April 2021, perusahaan membagikan sejumlah pembaruan informasi dengan media dan pemangku kepentingan.

Disney Park akan beroperasi dengan kapasitas sekitar 15%, dan sementara ini hanya terbuka untuk penduduk California. Para tamu yang mengunjungi taman harus mengenakan masker dan menjaga jarak sosial.

10.000 pekerja dipekerjakan kembali
Penutupan tahun lalu menyebabkan Disney memberhentikan puluhan ribu pekerjanya, dan memangkas sumber pendapatan penting bagi perusahaan media tersebut.

“PHK, itu mungkin salah satu hal tersulit yang secara pribadi harus saya lakukan dalam karier saya,” kata D’Amaro dalam sebuah wawancara dengan CNBC.

“Saya sangat bersemangat dengan para pekerja di Disney Park. Saya pikir merekalah alasan sebenarnya pengunjung datang ke taman ini. Interaksi kecil yang mereka lakukan dengan tamu yang adalah hal yang besar dan saya pikir itulah alasan kami berbeda dari negara lain.”

D’Amaro mengatakan bahwa ketika Disneyland Resort dibuka pada akhir April besok, perusahaan akan memanggil dan mempekerjakan kembali lebih dari 10.000 karyawannya yang sempat di-PHK.

Baca juga: Disneyland California Buka Kembali 30 April, tapi Kapasitas Cuma 15%

Pembayaran tanpa uang tunai dan opsi teknologi lainnya
Para tamu didorong untuk menggunakan opsi pembayaran tanpa uang tunai, baik melalui Magic Bands taman atau melalui smartphone mereka, dan menggunakan sistem pemesanan seluler taman untuk membeli makanan.

“Era Covid-19 yang kami lalui ini telah menempatkan kecepatan tinggi dalam hal adopsi, dan bagaimana kami menerapkannya di taman,” kata D’Amaro.

“Transaksi non tunai lebih cepat dan lebih menghindari antrian,” jelas D’Amaro. “Jadi kami tahu apa yang telah dilakukan adalah menciptakan pengalaman tamu yang lebih baik.”

Inovasi teknologi lainnya termasuk antrian perjalanan virtual, yang membantu menjaga jarak sosial, dan sistem reservasi online, akan membantu pengendalian keramaian. Disneyland akan terus menawarkan teknologi yang berbeda bahkan setelah pandemi, karena bagaimanapun hal itu telah membantu meningkatkan pengalaman tamu di taman.

Disney memiliki lab khusus untuk menemukan teknologi baru yang bisa mengubah pengalaman tamu yang berkunjung menjadi sesuatu yang tidak dapat ditiru oleh perusahaan lain dengan mudah. Diharapkan Disney bisa berbagi lebih banyak tentang inovasi ini di masa mendatang.

“Inovasi, menemukan teknologi baru, dan mencoba hal-hal baru hanyalah inti dari DNA taman kami,” kata D’Amaro.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan