Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Juni 20, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Unik! Ternyata Begini cara Lumba-Lumba Tidur

Lumba-lumba. Dok/ThoughtCoLumba-lumba. Dok/ThoughtCo

Topcareer.id – Tahukah kamu bagaimana cara ikan lumba-lumba tidur? Nah bagi yang belum tahu, mamalia satu ini ternyata memiliki cara unik saat tertidur lho.

Dimana lumba-lumba tertidur dengan setengah mata tertutup dan satu mata lainnya terbuka. Hal ini untuk menghindari mereka dari pemangsa, yaitu hiu.

Kemampuan untuk tetap sadar sebagian juga memungkinkan mereka untuk terus menghirup udara saat tidur.

Cara lumba-lumba menangani hal ini adalah dengan menidurkan separuh otaknya, sedangkan separuh lainnya masih dalam keadaan sadar dan berfungsi.

Mereka juga bergantian tidur di sisi lumba-lumba lain secara berkala, dan bertahan dalam kondisi ini selama kurang lebih delapan jam sehari.

Melakukan hal ini memungkinkan mereka untuk cukup sadar dalam mengontrol pernapasan mereka dan secara berkala berenang ke permukaan untuk menghirup udara sambil tetap memberikan istirahat yang dibutuhkan otak mereka.

Baca juga: Tahukah Kamu? Ini Daftar Binatang Terkuat di Muka Bumi

Saat tidur, lumba-lumba akan menutup setengah dari otaknya, berbarengan dengan mata di sisinya. Misalnya saat otak kiri ditutup mata kiri menutup.

Keuntungan lain dari bentuk tidur ini untuk mengikuti proses fisiologis, seperti pergerakan otot, yang membantu mamalia berdarah panas ini mempertahankan panas tubuh yang dibutuhkan untuk bertahan hidup di lautan yang dingin.

Lumba-lumba tidur harus sambil tetap naik ke permukaan untuk bernapas. Walaupun mereka menghabiskan waktu tidur yang sama dengan manusia yakni selama delapan jam, namun manusia tidur dengan tidak sadar sepenuhnya. Manusia memiliki refleks bernapas dan ketika kita tidur atau menjadi tidak sadar, kita terus bernapas secara otomatis.

Lumba-lumba tidak bisa tidur seperti manusia. Ini karena pernapasan mereka tidak otomatis, melainkan dikontrol secara sadar. Dengan kata lain lumba-lumba harus secara aktif memutuskan kapan harus bernapas, sehingga mereka harus terus menerus sadar untuk bernapas.

Jika lumba-lumba mengalami pingsan seperti manusia, mereka akan berhenti bernapas dan mati lemas hingga tenggelam.

Baca juga : Para Tokoh Ternama Ini Dimakamkan dengan Cara Unik

Sam Ridgway dari Program Mamalia Laut Angkatan Laut AS pernah bertanya-tanya apakah kewaspadaan terus-menerus ini akan menumpulkan indera lumba-lumba, seperti yang dilakukan efek kurang tidur pada manusia.

Untuk menyelidiki efek dari mode tidur ini pada lumba-lumba, Ridgway dan rekannya kemudian melatih dua lumba-lumba untuk menanggapi bunyi bip 1,5 detik yang dibunyikan secara acak dengan latar belakang bunyi bip 0,5 detik.

Hebatnya, setelah mendengarkan nada tersebut selama lima hari berturut-turut, lumba-lumba masih terus menanggapi bunyi bip dengan sama tajamnya seperti pada awalnya.

Seperti dikutip dari Live Science, dua peneliti lain Allen Goldblatt dan Don Carder kemudian merancang tes stimulus visual untuk melihat apakah lumba-lumba sama waspada dengan matanya. Mereka juga terus melihat apakah lumba-lumba menanggapi bunyi bip.

Lumba-lumba memiliki penglihatan binokuler, para ilmuwan mengira bahwa karena separuh dari otak lumba-lumba tertidur selama pengujian, maka lumba-lumba hanya akan mengenali bentuk dengan mata yang terhubung ke separuh otaknya yang sadar

Tapi ternyata lumba-lumba memberi kejutan, ikan cerdas tersebut membuktikan ketajaman mata dan telinga mereka meski telah menjalani sesi tes saat tidur selama 120 jam.

Peneliti pun beralih dengan memeriksa darah lumba-lumba untuk mencari tanda-tanda efek samping kurang tidur, tetapi tidak dapat menemukannya.
Hasil penelitian ini dirinci dalam Journal of Experimental Biology.**(Feb)

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan