Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Juni 13, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Ini Kata Komnas KIPI Soal Kematian Akibat Vaksin AstraZeneca

Korsel temukan kasus pertama pembekuan darah dari vaksinasi Covid-19 AstrazenecaFoto Ilustrasi

Topcareer.id – Terkait banyaknya berita soal beberapa kasus kematian yang dikaitkan akibat vaksin Covid-19, Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) Prof Hindra Irawan Satari menegaskan bahwa sampai saat ini tidak ada yang meninggal karena vaksinasi Covid-19.

Menurut Komnas KIPI, ada 27 kasus kematian diduga akibat vaksinasi dengan Sinovac. Namun setelah diinvestigasi, kematian tersebut tidak terkait dengan vasinasi.

Dari kasus tersebut, 10 kasus akibat terinfeksi Covid-19, lalu 14 orang karena penyakit jantung dan pembuluh darah, 1 orang karena gangguan fungsi ginjal secara mendadak dan 2 orang karena diabetes mellitus dan hipertensi tidak terkontrol.

“Kenapa kami bisa membuat diagnosis itu? Karena datanya lengkap. Diperiksa, dirawat di-rontgen, diperiksa lab, di CT-scan, dapat diagnosisnya,” Jelas Prof Hindra dalam keterangannya, dikutip Jumat (21/5/2021).

Baca juga: Pemerintah Larang Pemungutan Biaya Untuk Vaksinasi Karyawan Swasta

Sementara yang meninggal diduga akibat vaksinasi dengan AztraZeneca ada 3. Namun juga tidak diakibatkan oleh vaksinasi tapi lebih karena penyakit lain.

Komnas KIPI adalah lembaga yang kredibel dan independen yang memiliki fungsi dalam mengawasi pelaksanaan vaksinasi khusus untuk kejadian ikutan pasca imunisasi.

Sebelumnya, diberitakan bahwa tiga orang meninggal dunia usai vaksinasi AstraZeneca. Yang pertama terjadi pada Trio, 22 tahun asal Jakarta.

Hindra menjelaskan, kasus kematian kedua dialami lansia asal Jakarta, berusia 60 tahun, bekerja sebagai tukang ojek. Namun, diyakini lansia ini meninggal dunia karena radang paru-paru.

Terakhir, kata Hindra, satu kasus meninggal dunia setelah divaksinasi AstraZeneca dialami oleh salah seorang warga Ambon usia 45 tahun.

Tinggalkan Balasan