Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Juni 16, 2021
redaksi@topcareer.id
Profesional

Ini 10 Tanda Kamu seorang Bos Beracun, coba Introspeksi Diri (Bagian 2)

Topcareer.id – Kamu mungkin berpikir bahwa kamu adalah bos yang baik, bahkan mungkin memiliki karyawan yang mencintai dan menghormatimu.

Tetapi ada kebiasaan dan pola pikir tertentu yang mungkin menyimpan suasana negatif dengan tim yang tanpa sadar sedang kamu kembangkan.

Melansir Ladders, berikut beberapa kumpulan tanda paling umum bahwa kamu mungkin benar-benar rekan kerja atau atasan yang tidak ramah (toxic) meskipun kamu tidak menyadarinya.

Jika beberapa tanda ini konsisten terjadi, kamu mungkin ingin mempertimbangkan kembali caramu mengelola tim.

6. Anggota timmu memperebutkan politik kantor

Menurut Justin Aquino, Pendiri dan Pelatih Kepala Cool Communicator LLC, jika anggota timmu bertengkar satu sama lain tanpa henti, terutama karena “wilayah” atau gosip kecil dan politik kantor, kamu mungkin perlu mengambil langkah mundur dan melihat bagaimana kamu mengelola timmu.

“Salah satu klien saya bercerita tentang mantan bosnya, yang secara aktif mempromosikan iklim yang terlalu kompetitif dan agresif di tempat kerja, berpikir bahwa hal itu akan menghasilkan etos kerja terbaik bagi orang-orang,” Aquino berbagi.

“Suatu hari, itu benar-benar meledak menjadi pertengkaran fisik antara dua anggota tim dan polisi harus dipanggil!”

7. Kamu tidak memeriksa kesejahteraan karyawan

Tanda lain bahwa kamu mungkin mengembangkan lingkungan kerja yang beracun adalah ketika kamu tidak memiliki kecerdasan emosional yang diperlukan untuk mengelola karyawan.

Baca juga: 5 Tips Menghilangkan Sikap Negatif Di Tempat Kerja

Menurut Eden Cheng, Pendiri WeInvoice, jika kamu terus-menerus meminta hasil atau laporan kemajuan tetapi bahkan gagal untuk bertanya kepada bawahanmu bagaimana keadaan mereka, sering kali hal itu dapat menimbulkan perasaan kesal karena karyawan mulai berpikir bahwa kamu tidak peduli tentang kesejahteraan mereka sama sekali.

8. Kamu sering merasa terancam oleh karyawanmu

“Jika kamu merasa terancam oleh beberapa keterampilan dan bakat yang ditunjukkan oleh beberapa anggota timmu, kamu mungkin perlu meluangkan waktu untuk mengevaluasi kembali dirimu sendiri,” kata Cheng.

Ia mengatakan, pemimpin yang baik tidak merasa terintimidasi oleh potensi bawahannya, tetapi justru mendorong pertumbuhannya.

9. Kamu terus-menerus meminta jam tambahan

Mentalitas bos yang beracun berkata, “Saya bekerja keras, mereka juga harus!” Namun, menurut Reuben Yonatan, Pendiri & CEO GetVoIP, jika kamu terus-menerus memaksakan diri untuk lembur, kamu mungkin mengabaikan pekerjaan hebat yang telah dilakukan timmu.

“Ada cara yang lebih baik untuk mendapatkan produktivitas daripada merusak keseimbangan kehidupan kerja karyawanmu.”

10. Kamu tidak tahu apa-apa tentang karyawanmu

Kamu mungkin tahu apa kekuatan dan kelemahan mereka dalam hal pekerjaan, tetapi bagaimana dengan kehidupan pribadi, tujuan, hobi, dan keluarga mereka?

“Kamu tidak perlu mengungkit, juga tidak perlu menjadi sahabat mereka, tetapi meluangkan waktu untuk mengenal mereka sebagai manusia, dapat mencegahmu tumbuh menjadi beracun,” kata Yonatan.**(Feb)

Tinggalkan Balasan