Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Juni 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

WHO: 9 dari 10 Negara Afrika Melewatkan Target Vaksinasi Covid-19

9 dari 10 Negara Afrika Melewatkan Target Vaksinasi Covid-19Foto Ilustrasi Vaksin Covid-19

Topcareer.id – Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 90% negara Afrika akan melewatkan targetnya untuk memvaksinasi setidaknya 10% populasi mereka terhadap Covid-19, pada September nanti. Sementara, gelombang ketiga pandemic membayangi benua itu.

Direktur regional WHO untuk Afrika, Matshidiso Moeti mengatakan, benua itu membutuhkan 225 juta dosis tambahan untuk dapat memvaksinasi sepersepuluh penduduknya pada September tahun ini.

Afrika telah mencapai 5 juta kasus Covid-19, dengan wilayah Afrika selatan yang paling parah terkena dampaknya, terhitung 37% dari total kasus, menurut penghitungan Reuters.

Afrika Selatan adalah negara Afrika yang paling parah terkena dampak, dengan sekitar 34% dari total kasus dan sekitar 43% dari semua kematian.

“Dengan stok vaksin dan pengiriman yang mengering, cakupan vaksinasi benua untuk dosis pertama tetap tertahan di 2% dan sekitar 1% di Afrika sub-sahara,” kata Moeti dalam jumpa pers mingguan, dikutip Reuters, Jumat (11/6/2021).

Baca juga: Presiden Targetkan 1 Juta Dosis Vaksin Covid Per Hari Pada Juli

“Vaksin telah terbukti mencegah kasus dan kematian, sehingga negara-negara yang dapat, harus segera membagikan vaksin Covid-19. Itu dilakukan atau mati dalam pembagian dosis untuk Afrika.”

Moeti mengatakan Presiden AS Joe Biden berencana untuk membeli dan menyumbangkan 500 juta dosis vaksin virus corona Pfizer (PFE.N) ke lebih dari 90 negara merupakan langkah maju yang penting dalam membuat vaksin tersedia di benua itu.

Direktur Pusat Pengendalian Penyakit Afrika John Nkengasong mengatakan dalam konferensi pers terpisah bahwa 14 negara Afrika “secara agresif” menuju gelombang ketiga pandemi virus corona.

“Anda dapat melihat dengan jelas bahwa varian yang diidentifikasi di India menguasai benua. Kami terus menganalisis situasi dan melihat apakah ada korelasi antara varian dan gelombang ketiga,” kata Nkengasong.

Tinggalkan Balasan