Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juli 24, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

24 Ribu Tahun Membeku di Siberia, Hewan ini Hidup Kembali

Topcareer.id – Seekor hewan mikroskopis telah hidup kembali setelah tertidur di permafrost Arktik selama 24.000 tahun.

Rotifera Bdelloid, hewan ini biasanya hidup di lingkungan berair dan memiliki kemampuan luar biasa untuk bertahan hidup.

Ilmuwan Rusia menemukan makhluk itu di inti tanah beku yang diekstraksi dari lapisan es Siberia menggunakan rig pengeboran.

“Laporan kami adalah bukti tersulit hingga hari ini bahwa hewan multiseluler dapat bertahan selama puluhan ribu tahun dalam kriptobiosis, keadaan metabolisme yang hampir sepenuhnya terhenti,” kata Stas Malavin, seorang peneliti di Laboratorium Kriologi Tanah di Pusat Ilmiah Pushchino untuk Biologi di Rusia.

Penelitian sebelumnya oleh kelompok lain menunjukkan bahwa rotifera dapat bertahan hingga 10 tahun ketika membeku.

Dalam sebuah studi baru, para peneliti Rusia menggunakan penanggalan radiocarbon.

Hal ini untuk menentukan makhluk yang mereka temukan dari permafrost tanah yang membeku sepanjang tahun berusia sekitar 24.000 tahun.

Studi ini telah terbit dalam jurnal Current Biology pada hari Senin (7/6/2021).

Ini bukan pertama kalinya kehidupan purba bangkit dari habitat yang membeku secara permanen.

Batang lumut Antartika berhasil tumbuh kembali dari sampel berusia 1.000 tahun yang telah tertutup es selama sekitar 400 tahun.

Dan bunga campion hidup dari regenerasi jaringan benih, kemungkinan tersimpan oleh tupai Arktik, yang telah diawetkan berumur 32.000 tahun.

Baca juga: MOFLIN, Robot Hewan Peliharaan yang Lucu dan Pintar

Cacing sederhana, yang bernama nematoda, hidup kembali dari lapisan es dari dua tempat di timur laut Siberia.

Hewan cacing itu tersimpan dalam sedimen yang berusia lebih dari 30.000 tahun.

Mamalia yang sudah lama mati tetapi terpelihara dengan baik, termasuk beruang gua dan mamut yang punah, juga ada penemuannya.

Mereka berada dalam lapisan es, yang mencair di beberapa tempat sebagai akibat dari krisis iklim.

Malavin mengatakan bahwa sangat tidak mungkin bentuk kehidupan yang lebih besar dapat bertahan dengan cara beku seperti ini.

“Hasilnya adalah organisme multiseluler dapat dibekukan dan disimpan seperti itu selama ribuan tahun dan kemudian hidup kembali. Impian banyak penulis fiksi,” kata Malavin dalam pernyataannya.

“Tentu saja, semakin kompleks organisme, semakin sulit untuk melestarikannya hidup beku dan, untuk mamalia, saat ini tidak mungkin.

Namun, berpindah dari organisme bersel tunggal ke organisme dengan usus dan otak, meskipun mikroskopis, merupakan langkah maju yang besar.

Setelah rotifer mencair, makhluk itu dapat bereproduksi, kata penelitian tersebut. Invertebrata kecil juga bisa makan.

Untuk memahami bagaimana makhluk itu bertahan dalam keadaan mati suri di tanah beku, para peneliti membekukan dan mencairkan rotifera modern yang hidup di daerah permafrost.

Mereka menemukan bahwa makhluk itu dapat menahan pembentukan kristal es saat mereka perlahan membeku.

Meskipun tidak semua rotifera selamat dari proses pembekuan, penelitian menunjukkan bahwa makhluk itu memiliki beberapa mekanisme yang dapat melindungi sel dan organ mereka dari bahaya pada suhu yang sangat rendah.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan