Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juli 24, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Mengapa Pertemuan Tatap Muka Masih Penting

Topcareer.id – Setelah lebih dari setahun bertemu di Zoom setiap bulan, tidak ada salahnya untuk mengadakan pertemuan tatap muka di kehidupan nyata.

Langkah itu merupakan penyimpangan mendasar dari rutinitas. Berkumpul dengan cepat menjadi mudah dan menyenangkan.

Saat berkumpul tatap muka langsung kamu bisa berbagi cerita selama pandemi. Saling tersenyum dan tertawa.

Tapi sungguh, itu semua tentang memperkuat koneksi.

Ketika bertemu di Zoom, kamu menghabiskan sebagian besar waktu berbicara tentang hal spesifik saja. Ketika bertemu secara langsung, kamu akan lebih banyak bercerita tentang kehidupan.

Pengalaman ikatan serupa terjadi di seluruh negeri ketika negara melonggarkan pembatasan akibat Covid-19.

Ada manfaat nyata untuk bertemu tatap muka, menurut penelitian yang terbit dalam Journal of Neuroscience.

Pengenalan kehidupan nyata merangsang otak secara berbeda dan menghasilkan koneksi yang lebih kuat dan lebih cepat.

Psikologi di balik pertemuan tatap muka

Apa yang telah kita alami dalam beberapa dekade terakhir, dengan kemajuan industri media, adalah banyak interaksi para sosial.

Ketika menonton serial TV, kamu mungkin merasa seperti mengenali wajah mereka, meskipun tidak pernah benar-benar bertemu.

Namun demikian, otak kamu telah dilatih untuk menjadi akrab dengan seseorang melalui interaksi pribadi langsung.

Itulah sebabnya mengapa pertemuan tatap muka langsung masih merupakan cara tercepat untuk mengenal seseorang.

Dr Lucy McBride, seorang dokter perawatan primer di Washington, D.C., setuju dengan kesimpulan penelitian.

McBride, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mencatat bahwa semua hubungan substantif bergantung pada interaksi langsung.

Dan kemudian menggabungkan segala sesuatu mulai dari bahasa tubuh hingga nuansa yang tidak dapat ditangkap oleh kamera video.

Dia mengatakan konteks yang lebih luas ini sangat penting bagi anak-anak, yang membutuhkan hubungan manusia secara langsung untuk perkembangan sosioemosional.

Baca juga: Presiden Minta Sekolah Tatap Muka Maksimal 2 Kali Seminggu

“Dasar dari setiap hubungan yang sehat lahir di dunia nyata,” kata McBride.

“Hubungan membutuhkan kepercayaan dan ruang yang aman dan tidak menghakimi untuk percakapan terbuka dan berbagi ide,” katanya.

“Komputer mungkin menyediakan sebagian dari itu untuk sementara waktu, tetapi seiring waktu kita membutuhkan lebih banyak koneksi manusia untuk kesehatan dan kesejahteraan kita secara keseluruhan.” Jelasnya.

Kurangnya koneksi langsung selama pandemi telah mengancam kesehatan mental kolektif manusia.

Untuk alasan ini, orang-orang sebaiknya harus kembali ke pertemuan dunia nyata segera setelah mereka merasa aman.

Begitu banyak yang hilang dalam setahun terakhir ini, banyak dari kita yang lupa bagaimana berhubungan pada tingkat fundamental.

Dan sangat penting bagi kita untuk bisa mendapatkannya kembali.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan