Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Juli 3, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Industri Sains di Italia Kembangkan Laser Untuk Bunuh Virus Corona di Udara

Foto Ilustrasi Kekebalan Tubuh terhadap virus corona. (foto: iStock)

Topcareer.id – Sebuah pusat penelitian ilmiah yang didukung PBB telah bekerja sama dengan sebuah perusahaan teknologi Italia untuk mengeksplorasi apakah sinar laser dapat digunakan untuk membunuh partikel virus corona.

Upaya bersama antara Pusat Internasional untuk Rekayasa Genetika dan Bioteknologi (ICGEB) Trieste di utara Italia dan perusahaan Eltech K-Laser telah diluncurkan sejak COVID-19 melanda negara itu.

Mereka menciptakan perangkat yang bisa mengarahkan udara melalui ruang sterilisasi yang berisi filter sinar laser yang menghancurkan virus dan bakteri.

“Perangkat ini terbukti mampu membunuh virus dalam waktu kurang dari 50 milidetik,” kata Serena Zacchigna, pemimpin kelompok untuk Biologi Kardiovaskular di ICGEB.

Lingkungan dalam ruangan yang sehat dengan jumlah patogen yang berkurang secara substansial dianggap penting untuk kesehatan masyarakat pasca krisis COVID-19.

Beberapa ahli telah memperingatkan kemungkinan jebakan menggunakan teknologi berbasis cahaya untuk menyerang virus yang menyebabkan COVID-19.

Sebuah studi dalam Journal of Photochemistry & Photobiology pada November 2020 menyoroti kekhawatiran mulai dari potensi risiko kanker hingga biaya sumber cahaya yang mahal.

Namun Zacchigna dan Zanata menepis masalah kesehatan apa pun, dengan mengatakan laser tidak pernah bersentuhan dengan kulit manusia.

“Perangkat kami menggunakan alam melawan alam. Ini 100% aman untuk manusia dan hampir sepenuhnya dapat didaur ulang,” kata Zanata.

Baca juga: Italia Longgarkan Pembatasan COVID-19 dan Kurangi Jam Malam

Teknologi ini, bagaimanapun, tidak menghilangkan virus dan bakteri ketika mereka jatuh dari udara ke permukaan atau lantai.

Juga tidak dapat mencegah penularan langsung ketika seseorang yang terinfeksi bersin atau berbicara keras di dekat orang lain.

Eltech K-Laser telah menerima paten dari otoritas Italia dan berusaha untuk memperluasnya secara global.

Versi portabel dari penemuan ini dimensinya memiliki ukuran tinggi sekitar 1,8 meter dan beratnya sekitar 25 kg.

Perusahaan mengatakan teknologi itu juga dapat ditempatkan di dalam unit AC.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan