Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Januari 20, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Ini 5 Tahapan Penting yang Perlu Dilakukan Desainer Produk

Sumber foto: Web Design ExpressSumber foto: Web Design Express

Topcareer.id – Sebelum membuat suatu produk, biasanya seorang desainer produk akan melakukan pendekatan yang berfokus pada pengguna dengan mengintegrasikan kebutuhan antara pengguna, teknologi dan kepentingan bisnis. Istilah ini dikenal dengan “Design Thinking.”

Menurut Product Design Lead Tokopedia, Dicki Dahrurozak, dalam Design Thinking ini sendiri setidaknya ada 5 tahapan yang harus dilakukan.

Pertama adalah Empathize, yaitu salah satu cara untuk mengamati konsumen bisa melalui survei dengan menanyakan kepuasan mereka terhadap suatu produk, seperti apa yang mereka suka, mengapa memilih produk tersebut dan sebagainya.

“Berempati dengan kebutuhan pengguna, khususnya di tengah pandemi, sangat membantu dalam menciptakan inovasi produk yang relevan,” ujarnya dalam workshop ‘Mengenal Product Design Lebih Jauh bersama Tokopedia’ pada Rabu (28/7/2021).

Kemudian yang kedua adalah Define, menentukan masalah yang ingin dipecahkan dan pikirkan kesulitan yang dihadapi pengguna, misalnya dalam menemukan promosi yang cocok dan dapat digunakan dengan mudah saat berbelanja.

“Gunakan informasi ini sebagai panduan dalam berinovasi,” tambahnya.

Baca juga: Mantap! Kemnaker sudah Kantongi Nama-Nama Penerima BSU 2021

Selanjutnya yang ketiga yakni bertukar pikiran dengan orang lain untuk menemukan berbagai cara memecahkan kendala yang dialami pengguna atau biasa disebut Ideate.

“Carilah ide sebanyak mungkin. Misalnya dengan melibatkan tim User Interface (UI) atau User Experience (UX) dalam proses riset agar dapat berkolaborasi dan menghasilkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna,” tutur Dicki.

Setelah tahap ketiga, menurut Dicki barukah kita dapat mengubah ide menjadi solusi nyata dengan membuat prototipe. Dimana hal ini dapat sangat berguna dalam melihat bagaimana respon target audiens kita.

“Hal ini dapat dilakukan dengan membuat prototipe halaman atau fitur khusus dalam platform sebelum waktu peluncuran,” jelasnya.

Dan tahap terakhir adalah mengamati interaksi konsumen terhadap prototipe produk yang baru saja dibuat. Fase pengujian ini merupakan tahapan pengumpulan umpan balik dari terhadap pekerjaan desainer produk.

“Seorang desainer membutuhkan ide kreatif, meluangkan waktu untuk mengeksplorasi dan melakukan tes serta uji coba terhadap rancangan produknya, hingga menciptakan sebuah produk yang tepat guna dan tepat sasaran,” pungkasnya.**(Feb)

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan