Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juli 2, 2022
redaksi@topcareer.id
Profesional

6 Hal yang Membedakan Pemimpin Hebat dengan yang Lain (Bagian 1)

Ilustrasi Chief Technology Officer (CTO).

Topcareer.id – Kepemimpinan yang hebat bisa menjadi hal yang sulit untuk dijabarkan dan dipahami. Kamu mungkin mengenal seorang pemimpin hebat, tetapi bahkan mereka dapat mengalami kesulitan untuk menjabarkan apa yang membuat kepemimpinan mereka begitu efektif.

Perilaku dapat berubah, dan para pemimpin yang bekerja untuk meningkatkan keterampilan mereka akan mendapatkan hasil. Melansir Ladders, ada enam hal penting yang dilakukan para pemimpin hebat yang benar-benar menonjol. Kita pun mungkin bisa melakukan hal yang sama.

1. Mereka baik tanpa menjadi lemah

Salah satu hal terberat yang harus dikuasai oleh para pemimpin adalah kebaikan. Kebaikan berbagi pujian dan menawarkan pujian antusias untuk pekerjaan orang lain. Ini adalah tindakan penyeimbang, antara menjadi benar-benar baik dan tidak terlihat lemah.

Kunci untuk menemukan keseimbangan itu adalah dengan mengenali bahwa kebaikan sejati pada dasarnya kuat—itu langsung dan lugas. Memberi tahu orang-orang kebenaran sulit yang perlu mereka dengar jauh lebih baik daripada melindungi mereka dari percakapan yang sulit.

Kebaikan sejati juga tidak datang dengan harapan. Kebaikan menjadi lemah ketika kamu menggunakannya untuk kepentingan diri sendiri.

2. Mereka kuat tanpa menjadi kasar

Kekuatan adalah kualitas penting dalam diri seorang pemimpin. Orang-orang membutuhkan keberanian dalam pemimpin mereka. Mereka membutuhkan seseorang yang dapat membuat keputusan sulit dan mengawasi kebaikan kelompok.

Baca juga: Cara Atasi Sikap Perfeksionis Yang Berlebihan

Mereka membutuhkan seorang pemimpin yang akan tetap berada di jalurnya ketika keadaan menjadi sulit. Orang-orang jauh lebih mungkin untuk menunjukkan kekuatan diri mereka sendiri ketika pemimpin mereka melakukan hal yang sama.

Banyak pemimpin salah mengira mendominasi, mengendalikan, dan sebaliknya perilaku kasar sebagai kekuatan. Mereka berpikir bahwa mengambil kendali dan mendorong orang-orang entah bagaimana akan menginspirasi pengikut yang setia.

3. Mereka percaya diri, tanpa menjadi sombong

Kita akan tertarik pada pemimpin yang percaya diri karena kepercayaan diri itu menular, dan itu membantu kita percaya bahwa ada hal-hal hebat yang menanti. Triknya, sebagai seorang pemimpin, adalah memastikan kepercayaan dirimu tidak tergelincir ke dalam kesombongan dan keangkuhan.

Keyakinan adalah tentang gairah dan keyakinan pada kemampuanmu untuk mewujudkan sesuatu. Tetapi ketika kepercayaan dirimu kehilangan kontak dengan kenyataan, kamu mulai berpikir bahwa kamu dapat melakukan hal-hal yang tidak dapat kamu lakukan dan telah melakukan hal-hal yang belum kamu lakukan. Tiba-tiba ini semua tentang kesombongan dan membuatmu kehilangan kredibilitas.**(Feb)

Tinggalkan Balasan