Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, Juli 5, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Restoran Tepi Sungai Ini Tetap Buka meski Banjir, Begini Penampakannya

Dok/StraitsTimes

Topcareer.id – Pemilik restoran Riverside Titiporn Jutimanon di Thailand awalnya yakin bahwa banjir bisa menjadi akhir dari bisnis yang tengah berjuang akibat pandemi COVID-19.

Namun, naiknya arus sungai Chao Phraya yang berada di lokasi restoran itu berdiri justru menciptakan kesempatan yang tidak terduga bagi Titiporn.

Alih-alih tutup karena banjir, restoran Titiporn tetap dibuka untuk pelanggan yang ingin menikmati makan sambil merasakan sensasi menghindari derasnya aliran air sungai yang menghempas lantai restoran saat kapal lewat.

“Pelanggan sangat menyukai gelombang ombak,” kata Titiporn, yang juga mengelola Kafe Antik Chao Phraya di Nonthaburi, utara Bangkok.

“Saya pikir ini akan mengubah krisis menjadi peluang.”

Video restorannya yang sesekali disapu gelombang air sungai menghempas kaki para pengunjung yang sedang menikmati makanan mendadak viral di media sosial.

Para pelanggan yang duduk di kursi terlihat basah kuyup sambil mengambil sesuap makanan saat perahu panjang melewati sungai tersebut dan menyebabkan gelombang air.

Bisnis restoran milik Titiporn pernah terpaksa tutup selama lockdown COVID-19, tetapi kini dia senang setelah nekat memutuskan tetap buka sambil menghadapi banjir.

Baca juga: Tak Kalah Cantik dengan Miss Universe, Gadis Cilik Berusia 6 Tahun Ini Juarai Kontes Kecantikan Di Thailand

“Mereka tidak hanya menyukai suasana dan daging babi panggang serta pemandangan matahari terbenam, banjir yang terjadi menjadi faktor unik tambahan,” katanya.

“Saya merasa sangat beruntung pelanggan menyukainya, banjir bukanlah tantangan bagi mereka untuk datang.”

Pelanggan saling bersorak dan tertawa saat bangku kayu mereka terhempas oleh air banjir yang menembus restoran.

“Ini tantangan yang menyenangkan, Anda tidak tahu apakah Anda akan hanyut di suatu tempat saat makan,” canda salah seorang pelanggan.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan