Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Juli 7, 2022
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Wajib Tahu! Posisi Tidur dan Pengaruhnya bagi Kesehatan

Kebiasaan tidur

Topcareer.id – Bagaimana posisi tidur yang sering kamu lakukan? Meringkuk atau terlentang? Posisi tidurmu mungkin sepenuhnya menjadi kebiasaan. Jika kamu telah menetap di posisi yang sama di tempat tidur sejak kecil, kamu mungkin tidak secara sadar memikirkannya setiap malam.

Namun, kamu perlu tahu posisi tidurmu ada pengaruhnya dengan kesehatan. Ada jauh lebih banyak bukti untuk menghubungkan posisi tidur dengan aspek kesehatan dan kebugaran tertentu – baik positif maupun negatif. Melansir Healthline, inilah yang perlu diketahui tentang setiap posisi tidur.

Tidur miring

Para ahli sering merekomendasikan tidur miring, karena posisi ini dapat membantu meredakan dengkuran dan memperbaiki pencernaan.

Namun, jika kamu tidur miring ke kanan, kamu mungkin mengalami gejala refluks asam yang memburuk atau masalah pencernaan lainnya. Tidur miring ke kiri membuat perut berada di bawah kerongkongan dan membuat asam lambung lebih sulit naik.

Tidur miring selama kehamilan dikaitkan dengan peningkatan kesehatan ibu dan janin, tetapi sisi kiri juga disukai di sini. Tidur miring ke kiri tidak hanya mengurangi mulas, tetapi juga membantu meningkatkan aliran darah dan mengurangi tekanan pada rahim.

Tidur miring juga dapat membantu meredakan nyeri punggung bawah dan meningkatkan keselarasan tulang belakang, tetapi kamu mungkin merasa sulit tidur miring jika mengalami nyeri leher atau bahu.

Baca juga: Berjalan Kaki Tak Cukup Bikin Badan Bugar?

Tidur tengkurap

Sementara tidur tengkurap mungkin memiliki beberapa manfaat untuk apnea tidur obstruktif dan dengkuran kronis. Posisi ini juga memberi tekanan pada leher dan punggung bagian bawah, terutama jika kamu tidur di tempat tidur yang lebih empuk. Ketegangan ini dapat membuat tulang belakangmu tidak sejajar dan menyebabkan rasa sakit yang berkepanjangan di siang hari.

Tidur terlentang

Meskipun tidur terlentang dapat memberikan manfaat pada usia berapa pun – dokter anak merekomendasikan agar bayi tidur terlentang untuk mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) – punggung tidak selalu terbaik untuk orang dewasa.

“Orang dengan apnea tidur obstruktif, kondisi medis serius di mana saluran napas berulang kali tersumbat saat tidur, cenderung memiliki lebih banyak masalah pernapasan saat tidur terlentang,” jelas Wu. “Ini kemungkinan karena jalan napas lebih mudah tersumbat saat berbaring telentang.”

Dan bagaimana dengan sakit punggung? Beberapa orang dengan nyeri punggung bawah atau leher menemukan bahwa tidur terlentang memperburuk rasa sakit. Bagi yang lain, tidur terlentang adalah satu-satunya posisi yang menawarkan kelegaan.**(Feb)

Tinggalkan Balasan