Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, Januari 24, 2022
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Tips agar Tak jadi Bahan Gosip di Kantor (Bagian 1)

Topcareer.id – Sesekali jadi bahan omongan di kantor memang membuat kita merasa seperti jadi selebritis. Tapi kalau keterusan, gerah juga rasanya. Telinga pasti panas terus bawaannya.

Nah, perlu kamu tahu, para pencari gosip gemar mencari bahan dari orang-orang di kantor, hampir setiap hari, untuk dijadikan omongan.

Jadi, supaya terhindar dari radar mereka, ikuti beberapa tips seperti dikutip dari The Balance Careers ini.

Bagian pertama dari artikel

Jangan bagikan rahasia pribadi
Pernahkah kamu terpancing untuk menceritakan masalah pribadimu ke teman kerja? Jika iya, segera setop keinginan itu.

Membagikan cerita mengenai masalah rumah tangga, masalah keuangan, masalah kesehatan, dan beberapa masalah pribadi lainnya, selain kemungkinan besar tak akan menemukan solusi, ini juga tak ubahnya seperti merelakan dirimu menjadi mangsa para pencari gosip di tempat kerja.

Lebih baik, bahas masalah pribadimu dengan keluarga dekat, sahabat tepercayamu, atau ke profesional.

Baca juga: 8 Kebiasaan Karyawan yang Berpotensi Mendapatkan Promosi Karier 

Jangan memacari rekan kerja
Meski terdengar romantis dan menantang, memacari rekan kerja membuka peluang besar untuk jadi bahan gosip teman-teman sekantormu.

Kalaupun sudah terlanjur, jagalah hubunganmu dengan seprofesional mungkin. Termasuk jangan memperlihatkan kemesraan di area kantor. Ini setidaknya akan meredam omongan-omongan tidak sedap di sekitarmu.

Jaga emosimu
Terkadang, tekanan kerja atau lawan kerja yang kurang cekatan membuatmu ingin hilang kendali. Namun, ketika menghadapi situasi seperti ini, ceklah emosi kamu berulang kali.

Jangan sampai kamu meledak, apalagi mengeluarkan kata kata kasar di tempat kerja. Ini akan menjadi catatan buruk bagi kamu, sekaligus jadi bahan gosip telak sekitarmu.

Daripada menyesal, lebih baik keluar sebentar cari angin segar, lalu kembali ke permasalahanmu dengan kepala dingin.**(Feb)

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan