Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Januari 22, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Perusahaan Smartphone Ini Bikin Mobil Listrik Saingi Tesla

huawei aito m5 - Richard Yu. (sumber foto: CNBC)

Topcareer.id – Raksasa teknologi China Huawei terkenal dengan produk telekomunikasi dan smartphone-nya, dan mengatakan tidak akan membuat mobil sendiri. Namun, pada 23 Desember 2021, perusahaan itu merilis rincian kendaraan dengan spesifikasi yang diklaim mengalahkan mobil listrik Model Y milik Tesla.

Richard Yu, direktur eksekutif dan CEO grup bisnis konsumen Huawei mengatakan, mobil pertama dengan sistem operasi HarmonyOS Huawei adalah Aito M5, mobil yang menggunakan listrik dan bahan bakar.

Pengiriman akan dimulai sekitar 20 Februari setelah Tahun Baru Imlek, kata Yu, yang juga CEO unit solusi bisnis otomotif cerdas Huawei.

Harga pasca-subsidi untuk Aito M5 mulai dari 250.000 yuan (sekitar Rp558, 3 juta). Itu lebih rendah dari Tesla Model Y, yang dimulai dari 280.752 yuan (Rp626,9 juta) setelah subsidi.

Pada Sabtu, Nio mengungkapkan pengiriman sedan listrik ET5 pada bulan September dengan harga mulai dari 328.000 yuan ($ 51.250) pra-subsidi. Sedan ET7 Nio, ditetapkan untuk pengiriman Maret, mulai dari 448.000 yuan.

Baca juga: Kendaraan Mode Ganda Pertama Di Dunia, Bisa Jadi Bus Dan Kereta Api

Yu mengklaim dalam presentasi satu jamnya bahwa Aito M5 menawarkan tenaga puncak dan jangkauan mengemudi yang lebih baik daripada Model Y.

Namun, tidak seperti mobil Tesla, Aito M5 tidak murni bertenaga listrik karena memiliki tangki bahan bakar untuk memperluas jangkauan mengemudi ketika baterai telah kehabisan daya.

Start-up Li Auto memiliki fitur perpanjangan jangkauan bertenaga bahan bakar yang serupa untuk Li One-nya, model terbaru yang mencantumkan harga 338.000 yuan, tanpa subsidi.

Beberapa dari banyak fitur lain yang dijelaskan Yu termasuk kaca kedap suara berlapis ganda.

“Anda akan tahu apakah itu premium atau tidak dari suaranya. Kami dapat menawarkan pengalaman kualitas library grade’,” kata Yu pada Kamis (23/12/2021), dikutip dari laman CNBC.

Tinggalkan Balasan