Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Februari 4, 2023
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Perlu Tahu! Ini 5 Kerugian Bekerja untuk Diri Sendiri

Kembali bekerja setelah berlibur.

Topcareer.idApakah kamu selalu ingin memiliki bisnis untuk dikerjakan sendiri atau kamu sedang tidak dapat menemukan pekerjaan yang baik saat ini?

Jika iya, bekerja untuk diri sendiri bisa menjadi pilihan dan memiliki beberapa keuntungan.

Tidak perlu dijelaskan, bekerja untuk diri sendiri sebagai freelancer atau entrepreneur akan menuai semua hasil dari usahanya sendiri.

Namun, beberapa kelemahan dari bekerja untuk diri sendiri, akan sangat bijaksana untuk memahami kekurangan bekerja sendiri sebelum memutuskan untuk menghabiskan uang.

Pendapatan Berfluktuasi
Memiliki pekerjaan di perusahaan yang stabil berarti mendapatkan gaji tetap.

Ketika kamu bekerja untuk diri sendiri, tidak ada jaminan kamu akan mendapat untung dan mendapat penghasilan dari usahamu.

Beberapa bulan bisa menguntungkan, dan bulan yang lain bisa saja keuanganmu dalam bahaya.

Selain gaji tidak tetap, kamu juga harus membeli sendiri tunjangan kesehatan.

Laman Forbes menyebutkan, tekanan untuk menghasilkan keuntungan dengan cepat dan menginvestasikan kembali di perusahaan akan sangat keras.

Saat penjualan turun, bisnis kecil dengan aset terbatas harus berjuang untuk bertahan hidup dengan anggaran yang sedikit.

Jam Kerja yang Panjang dan Tidak Teratur
Beberapa perusahaan menawarkan waktu mulai dan berakhir yang teratur sehingga kamu dapat merencanakan malam dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Ketika kamu bekerja untuk diri sendiri, kamu mungkin terlalu sibuk untuk mempertahankan jam kerja normal.

Karena kamu harus melakukan semua tugas yang berkaitan dengan perusahaan yang kamu rintis.

Kamu mungkin tidak punya waktu untuk makan siang atau istirahat.

Untuk membangun bisnis, kamu juga perlu menanggapi panggilan telepon, SMS, dan email dari pelanggan atau vendor setiap saat, siang dan malam.

Tidak ada Waktu Liburan
Jika kamu tidak memiliki karyawan, kamu tidak dapat mengandalkan orang lain untuk menjaga bisnismu tetap bertahan.

Bahkan dengan cadangan yang dapat dipercaya, kamu akan tetap khawatir saat berlibur karena kamu merasa mungkin kehilangan bisnis saat pergi.

Ketika kamu bekerja untuk diri sendiri, kamu mungkin melewatkan beberapa liburan sampai bisnis kamu mapan.

Kamu juga akan pergi liburan sambil bekerja dan tetap berhubungan dengan pelanggan dari jarak jauh untuk memastikan kelancaran operasional dan momentum lanjutan dari perusahaan kamu.

Upaya Pemasaran Berjalan Konstan
Sebagai pemilik usaha kecil, kamu akan selalu perlu memasarkan.

Jika kamu merasa nyaman dengan jumlah dan jenis pelanggan yang kamu miliki, kamu mungkin tidak akan termotivasi untuk mengiklankan bisnis kamu.

Klien dapat berubah-ubah, dan jika kehilangan sebagian, kamu tidak akan memiliki orang lain untuk menggantikan pendapatanmu yang hilang.

Kamu harus bersedia memasarkan perusahaan kamu terus-menerus, bahkan ketika penjualan dan keuntungan sedang tinggi.

Ini bisa sulit jika kamu adalah satu-satunya yang bekerja di bisnis kamu dan memiliki kewajiban lain.

Penghasilanmu benar-benar bergantung pada upaya kamu sendiri.

Baca juga: 10 Tips untuk Bekerja Lebih Cerdas

Lingkungan Kerja yang Mengganggu
Jika kamu bekerja dari rumah tanpa karyawan, kamu mungkin perlu menyesuaikan diri dengan lingkunganmu,

Kamu bisa menjadi kesepian tanpa rekan kerja yang mampir dan mengobrol atau mengajakmu makan siang.

Selain itu mungkin saja kamu terganggu oleh interupsi, seperti anjing menggonggong, anak kecil dan bel pintu berdering. Jika kamu kurang motivasi, akan sulit untuk tetap fokus pada proyek.

the authorFeby Ferdian

Tinggalkan Balasan