Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, February 28, 2024
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Awas! Bahaya Langsung Tidur setelah Makan Sahur

Dok/The Sleep DoctorDok/The Sleep Doctor

Topcareer.id – Selama bulan puasa Ramadan, orang yang rutin bekerja akan mengalami perubahan siklus tidur, pasalnya mereka harus bangun pagi untuk sahur.

Karena rasa kantuk yang luar biasa akibat harus bangun sepagi itu, banyak yang langsung melanjutkan tidurnya setelah makan sahur.

Namun, tahukah kamu bahwa kebiasaan ini sebenarnya bisa berdampak buruk pada kesehatan?

Jelas ada dampak negatif dari kebiasaan langsung tidur setelah sahur terhadap kesehatan, yakni pada pencernaan.

Organ pencernaan manusia secara otomatis akan berusaha mencerna dan mengolah asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh setelah makan.

Nah, jika kamu langsung tidur setelah makan sahur, organ kamu tidak memberikan kemampuan untuk mencerna makanan terlebih dahulu.

Sebagai akibatnya, ini bisa menyebabkan asam lambung naik dan GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease) menyerang.

GERD merupakan penyakit yang penyebabnya dari asam lambung lalu naik ke kerongkongan.

Jika makanan di perut tidak seimbang, misalnya karena asupan makanan berlemak, terlalu asam, terlalu pedas, tidak tercerna, faktor hormonal dan faktor bobot, otomatis asam lambung akan meningkat.

Ketika isi lambung naik, bisa timbul gejala nyeri akibat iritasi asam lambung. Ini juga menyebabkan muntah yang berujung pada komplikasi penyakit.

Sangat penting bagi kamu untuk memperhatikan pola tidur setelah sahur.

Tidur segera setelah makan sahur jelas tidak sehat, karena pencernaan membutuhkan waktu setidaknya 2-3 jam.

Kamu sebaiknya menunggu 2-3 jam sebelumnya jika ingin tidur.

Waktu ini memungkinkan pencernaan bekerja cukup efektif dan makanan di perut akan bergerak ke usus kecil.

Selain dapat memicu GERD atau asam lambung naik, langsung tidur setelah makan sahur juga memiliki efek buruk lainnya seperti penambahan berat badan.

Sebaiknya gunakan waktu setelah untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat seperti membaca Al-Qur’an, atau mencari kegiatan lain.

Baca juga: Biar Tetap Terhidrasi, Pilih 5 Makanan Ini untuk Sahur

Makanan mengenyangkan dan bisa menurunkan risiko GERD
Dianjurkan untuk makan pisang dan ubi jalar, atau daging kalkun yang mengandung triptofan tinggi.

Triptofan merupakan zat yang dibutuhkan untuk meningkatkan metabolisme tubuh dan diolah menjadi serotonin dan melatonin.
Makanan ini bisa mengatasi masalah gangguan tidur setelah makan sahur.

Sementara itu, makanan asam dan pedas perlu dihindari karena akan sangat mengiritasi pencernaan.

Selain makanan yang dianjurkan, minuman seperti kopi, teh, soda, cokelat, dan minuman berenergi perlu kamu hindari.

Karena kafein dapat mengganggu ritme sirkadian kecuali dikonsumsi pada waktu yang tepat.

Saat sahur, usahakan untuk mengonsumsi makanan bergizi dan jangan berlebihan.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply