Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Februari 1, 2023
redaksi@topcareer.id
Tren

Gelombang Panas di Jepang, Perusahaan Ini Ciptakan Kipas Khusus Anjing dan Kucing

Dok/Aljazeera.comDok/Aljazeera.com

Topcareer.id – Sebuah perusahaan pembuat pakaian di Tokyo telah bekerja sama dengan dokter hewan untuk membuat kipas yang dapat dipakai oleh hewan peliharaan.

Perusahaan berharap bisa menarik perhatian pemilik anjing atau kucing yang enggan melepaskan mantel bulu hewan kesayangan mereka di tengah cuaca panas Jepang yang terik.

Perangkat ini terdiri dari kipas kecil seberat 80 gram yang dioperasikan dengan baterai dan terpasang pada pakaian jala, cara kerjanya fan mini ini meniupkan udara ke sekitar tubuh kucing atau anjing yang memakainya.

Rei Uzawa, presiden pembuat pakaian hamil Sweet Mommy, mengatakan dia termotivasi untuk membuat fan mini nya setelah melihat chihuahua peliharaannya sendiri kepanasan setiap kali dibawa jalan-jalan di musim panas yang terik.

“Hampir tidak ada musim hujan tahun ini, jadi hari-hari panas datang lebih awal, dan dalam hal itu, saya pikir kami mengembangkan produk yang tepat untuk pasar,” katanya.

Setelah musim hujan di Tokyo berakhir pada akhir Juni, ibu kota Jepang itu mengalami gelombang panas terpanjang yang pernah tercatat dengan suhu hingga 35 derajat Celcius selama sembilan hari.

Baca juga: Jepang Kehilangan Pangeran Es! Atlet Seluncur Indah Yuzuru Hanyu Pensiun dari Kompetisi

“Saya biasanya menggunakan kantong es kering (untuk menjaga anjing tetap dingin). Tapi saya pikir anjing saya lebih mudah diajak jalan-jalan jika kita memiliki kipas ini,” kata Mami Kumamoto (48) pemilik anjing pudel mini bernama Pudding dan anjing terrier bernama Maco.

Perangkat ini memulai debutnya pada awal Juli 2022 dan Sweet Mommy telah menerima sekitar 100 pesanan untuk produk tersebut, kata Uzawa.

Fan mini khusus untuk pakaian anjing dan kucing ini hadir dalam lima ukuran berbeda dan dengan harga 9.900 yen atau sekitar Rp1,1 juta.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan