Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Februari 3, 2023
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

8 Hal Kasar yang Bisa Kamu Lakukan Terhadap Rekan Kerja Sebelahmu (Bagian 2)

cropped-menghadapi-rekan-kerja-yang-iri.jpg

Topcareer.id – Duduk di sebelah rekan kerja, akan membuat seseorang paham akan kebiasaannya. Tapi, tidak semua dari kita menyukai apa yang kita dengar, cium, dan lihat. Biasanya kamu bisa secara halus menjauhkan diri dari rekanmu yang menyebalkan, tapi lebih sulit mengabaikan tetangga meja yang kasar.

“Perilaku kantor yang kasar adalah tentang ketidakpekaan terhadap orang lain. Mulai dari yang tidak sadar hingga yang benar-benar jahat,” kata Monique Valcour, seorang pelatih eksekutif, mengutip dari laman HuffPost.

Berikut ini hal-hal paling kasar yang bisa kamu lakukan terhadap rekan kerja yang duduk di dekatmu, menurut pakar karier dan etiket.

5. Mengabaikan orang yang ingin bicara denganmu

“Mengenakan headphone dengan volume terlalu keras (juga tidak sopan). Pekerjaan adalah tempat yang interaktif dan ada kalanya rekan kerjamu perlu berkomunikasi denganmu,” tulis Ehsai.

Jika volume headphone terlalu keras, kamu tidak dapat mendengar rekan kerjamu. Tidak ada yang lebih menyebalkan daripada berbicara dengan rekan kerja dan harus terus mengulanginya sendiri karena mereka tidak dapat mendengarmu karena headphone.

6. Memperlakukan ruang kantor bersama seperti dapurmu

Hal paling kasar yang dapat dilakukan rekan kerja adalah memperlakukan ruang kerja bersama sebagai kantor/dapur pribadi mereka.

Baca juga: 7 Tips Atasi Rasa Takut Hadapi Pekerjaan Baru (Bagian 2)

“Misal, menyelenggarakan presentasi Zoom dengan volume penuh, menyiarkan panggilan pribadi di telepon speaker, makan salmon microwave di atas keyboard mereka dan meninggalkan sebaran piring dan kertas bekas yang tumpah ke ruang kerja sebelahnya,” kata Anne Genduso, pelatih karier.

7. Nguping percakapan pribadi

Hanya karena seseorang duduk di sebelahmu dan dapat mendengarmu, bukan berarti dia mengundangmu untuk menambahkan percakapanmu.

“Memberikan pendapat, saran yang tidak diminta, atau mengoreksimu setelah mereka mendengar percakapan dapat dianggap merendahkan, membuat frustrasi, dan bahkan memalukan,” kata Myka Meier, pendiri Etiket Beaumont

8. Terlalu banyak menggunakan cologne atau parfum

“Orang bisa sangat sensitif terhadap aroma, dan cologne atau parfummu mungkin menyinggung dan mengganggu. Saya sarankan tidak lebih dari satu semprotan cologne atau parfum, jika kamu memang harus memakainya,”tulis Ehsaei.

Tinggalkan Balasan