Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, February 27, 2024
redaksi@topcareer.id
Tren

Sekjen Kemnaker Beberkan Pekerjaan yang Alami Peningkatan Permintaan

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Sekjen Kemnaker), Anwar Sanusi sebut pentingnya peran perguruan tinggi untuk atasi masalah ketenagakerjaan.Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Sekjen Kemnaker), Anwar Sanusi sebut pentingnya peran perguruan tinggi untuk atasi masalah ketenagakerjaan. (dok. Kemnaker)

Topcareer.id – Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Sekjen Kemnaker), Anwar Sanusi menyarankan agar kalangan mahasiswa atau tenaga kerja muda tidak takut menghadapi digitalisasi, yang lebih banyak membutuhkan softskill.

Menurut Anwar, era digitalisasi telah membuat hampir semua lini kehidupan manusia terdigitalisasi, pola pekerjaan pun ikut berubah. Sekjen Anwar pun menjabarkan pekerjaan-pekerjaan mana saja yang akan mengalami peningkatan dan penurunan permintaan, begitu juga softskill yang harus disiapkan.

“Dalam hal pekerjaan dampak dari era digitalisasi bakal terjadi permintaan pekerjaan yang meningkat pada jenis pekerjaan tertentu dan menurun pada jenis pekerjaan lainnya,” kata Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi dalam Ministrial Lecture di FISIP Universitas Brawijaya, kota Malang, Jumat (8/9/2023).

Anwar menyebut, permintaan pekerjaan yang diprediksi akan meningkat, yakni pekerjaan yang dekat dengan pemanfaatan digital, seperti data analyst dan scientist, big data specialist, artificial intelligence, dan machine learning specialist, digital marketing, dan arsitek database.

“Sementara permintaan pekerjaan yang diperkirakan akan menurun bersifat klerikal dan rutin, seperti kasir, sekretaris, data entry, dan teller,” ujar dia.

Lebih lanjut Anwar Sanusi menyampaikan bahwa di era digital ini, softskill yang harus disiapkan oleh para tenaga kerja muda, meliputi pemikiran analitis dan inovatif, pembelajaran aktif dan strategi pembelajaran; pemecahan masalah yang kompleks; pemikiran dan analisis yang kiritis; kreativitas; keorisinilan dan berinisiatif; serta kepemimpinan dan pemberi pengaruh sosial.

Baca juga: Ciptakan SDM Kompeten, Menaker: Sudah Saatnya Industri Film Terapkan SKKNI

“Tenaga kerja muda atau mahasiswa harus berpartisipasi secara aktif dalam jejaring/komunitas keterampilan kontemporer, seperti komunitas desain komunikasi visual, komunitas content creator, komunitas youtuber, komunitas vlogger, komunitas seni dll,” imbuhnya.

Kepada para mahasiswa, Anwar Sanusi juga meminta tak mudah menyerah menghadapi dunia kerja saat ini yang lebih dominan membutuhkan softskill.

“Jangan pernah berhenti belajar dan jangan mudah menyerah terhadap persaingan di pasar kerja. Terus membangun komunikasi dan profesionalitas di tempat kerja dengan berbagai generasi dan terus membangun branding keterampilan diri,” sarannya.

Ditegaskan Anwar Sanusi, Kemnaker memiliki empat program yang ditujukan kepada angkatan kerja muda atau telenta muda sebagai sebuah prioritas. Keempat program itu yakni talent scouting, talent fest, talent corner, dan talent class.

Selain itu, Kemnaker juga sudah menyiapkan ekosistem digital ketenagakerjaan yaitu SIAP kerja (Sistem Informasi dan Aplikasi Pelayanan Ketenagakerjaan) dan Satu Data Ketenagakerjaan (SDK).

Leave a Reply