TopCareer.id – Para peneliti dari University of Liverpool Management School mencoba memprediksi siapa yang bakal masuk final Piala Dunia 2026 dengan menggunakan model superkomputer.
Sebelumnya, superkomputer tersebut juga sukses memprediksi Inggris akan menjadi runner-up Piala Eropa UEFA 2024.
Benjamin Holmes, salah satu peneliti, mengatakan bahwa sejak Euro 2024, mereka telah mengembangkan model simulasinya dengan banyak fitur baru.
Dengan machine learning terbaru, model ini bisa memperkirakan hasil pertandingan berdasarkan kualitas individu pemain, serta bagaimana kemungkinan mereka berinteraksi satu sama lain di lapangan.
Usai menjalankan 1.000 simulasi dan mempertimbangkan berbagai faktor mulai dari kondisi kebugaran hingga cuaca, peneliti memprediksi peluang setiap negara untuk menjuarai Piala Dunia maupun mencapai setiap fase gugur.
Baca Juga: Waspada Penipuan Berkedok Piala Dunia 2026, Ini Modus-Modusnya
“Gagasan utamanya tetap sama, yaitu memperkirakan kemampuan para pemain dan bagaimana mereka berinteraksi satu sama lain maupun dengan lawan mereka,” kata Holmes, mengutip Phys.org, Senin (15/6/2026).
Para peneliti pun menambahkan simulasi cedera, skor, hingga siapa yang akan mencetak gol.
“Bahkan kami memodelkan kondisi pertandingan, termasuk cuaca dan ketinggian lokasi, yang sangat berpengaruh dalam turnamen tahun ini yang berlangsung di tiga negara tuan rumah,” ujarnya.
Superkomputer ini pun memberikan peluang juara bagi Inggris sebesar 17 presen, dengan Spanyol memimpin di 26,1 persen.
Baca Juga: Bisa Nonton Mulai 12 Juni Dini Hari, Ini Jadwal Piala Dunia 2026
Pesaing terdekat lainnya adalah Prancis (13,5 persen), juara bertahan Argentina (12,4 persen), dan Portugal (10,6 persen).
Inggris diprediksi akan jadi juara grup. Lawan yang paling mungkin dihadapi setelah itu adalah Republik Demokratik Kongo, kemudian Meksiko, sebelum bertemu Brasil di perempat final dan Portugal di semifinal.
Sementara Skotlandia diprediksi berada di posisi ketiga grupnya, dengan peluang 11,8 persen untuk mencapai babak 16 besar.
Untuk penghargaan Sepatu Emas, persaingan diperkirakan sangat ketat antara Erling Haaland dari Norwegia dan Mikel Oyarzabal dari Spanyol. Keduanya diprediksi mencetak rata-rata 5,2 gol sepanjang simulasi.






