5 Sinyal Kamu Sukses Ciptakan Kesan Pertama
TopCareer.id – Orang yang mampu menciptakan kesan pertama yang baik biasanya lebih mudah disukai, yang ujungnya bisa membuka peluang kerja, mendapat kenaikan jabatan, hingga dilihat sebagai pemimpin yang hebat.
Dalam sebuah penelitian Harvard, orang yang mengajukan setidaknya dua pertanyaan lanjutan dinilai jauh lebih disukai.
Penelitian lain juga menemukan, orang yang yakin dirinya akan disukai cenderung bersikap lebih hangat dan akhirnya meninggalkan kesan pertama yang lebih positif.
Namun, kita seringkali tidak tahu bagaimana orang lain mendapatkan kesan pertama yang baik.
Jeff Haden, pakar kepemimpinan, pembicara, dan penulis The Motivation Myth: How Achievers Really Set Themselves Up to Win mengungkapkan, ada lima sinyal kamu berhasil meninggalkan kesan pertama yang baik di mata orang lain.
Senyum dan tawa yang tulus
Jangan cepat menilai senyum sopan di awal pertemuan sebagai tanda keberhasilan. Haden menyarankanmu untuk melihat bagaimana percakapan berkembang lebih jauh.
“Senyum yang tulus, tawa yang spontan, dan ekspresi emosi yang alami merupakan tanda yang lebih kuat bahwa Anda berhasil membangun kedekatan,” tulis Haden di CNBC Make It, ditulis Selasa (21/7/2026).
Baca Juga: Lakukan 2 Hal Ini Usai Wawancara Kerja biar Tetap Diingat Perekrut
Kontak mata
Kontak mata yang konsisten biasanya menunjukkan ketertarikan terhadap percakapan. Namun, jangan menganggap lawan bicara yang sesekali mengalihkan pandangan sebagai pertanda negatif.
Saat seseorang sedang berpikir, mereka biasa cenderung memutus kontak mata sejenak untuk memproses informasi. Jika selanjutnya mereka menatapmu lagi, itu biasanya menunjukkan mereka benar-benar terlibat dalam percakapan.
Jarak fisik
Orang memiliki jarak personalnya masing-masing. Namun jika seseorang secara alami bergerak sedikit lebih dekat saat bicara denganmu, itu menandakan bahwa ia merasa nyaman di dekatmu.
Baca Juga: Boleh atau Tidak Bahas Gaji? Ini Kata Pakar Etiket
Mulai membahas topik baru
Salah satu tanda paling jelas kamu berhasil membangun hubungan baik adalah saat lawan bicara tidak lagi sekadar menjawab pertanyaanmu, tetapi mulai memperkenalkan topik baru dari dirinya sendiri.
Kamu pun bisa mendorongnya dengan mengajukan pertanyaan yang lebih mendalam.
Haden mencontohkan, saat orang lain bercerita soal pekerjaannya, dia sering membalasnya dengan mengatakan bahwa tampaknya pekerjaan orang tersebut sangatlah menantang.
“Bagaimanapun, hampir semua orang merasa pekerjaannya tidak mudah. Dengan mengakui pengalaman mereka, orang akan merasa dihargai dan lebih terbuka. Dari situ percakapan biasanya berkembang jadi lebih luas dan menarik.”
Meniru ekspresimu
Sinyal lain yang lebih halus bahwa dia nyaman denganmu adalah jika dirinya tanpa sadar meniru ekspresi wajahmu.
Haden mengatakan, penelitian menunjukkan bahwa orang cenderung meniru ekspresi orang yang mereka rasakan memiliki kedekatan emosional.
“Jika Anda tersenyum lalu mereka ikut tersenyum, atau Anda menunjukkan ekspresi ragu dan mereka melakukan hal yang sama, itu bisa jadi tanda mereka mulai terhubung secara emosional dan memahami sudut pandang Anda.”



