TopCareer.id – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan dunia kerja kini tak cuma melihat ijazah, tapi juga membutuhkan kemampuan yang sesuai industri.
Menurutnya, dunia kerja saat ini menuntut pekerja memiliki kemampuan dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, bukan sekadar mengandalkan ijazah.
“Dunia kerja saat ini tidak hanya melihat ijazah, tetapi juga kompetensi,” ujar Afriansyah Noor saat membuka Rapat Kerja Nasional Serikat Pekerja Sucofindo di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
“Sertifikasi menjadi nilai tambah penting agar pekerja mampu bersaing dan berkembang, serta menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri,” katanya, mengutip laman resmi Kemnaker.
Baca Juga: Wamenaker: Masa Depan Dunia Kerja Bukan Milik Mesin
Penguatan kompetensi pun bisa dilakukan dengan menggaet berbagai lembaga pelatihan dan sertifikasi seperti balai pelatihan vokasi Kemnaker, Politeknik Ketenagakerjaan, dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi.
Program ini mencakup pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, hingga peningkatan keterampilan sesuai kebutuhan industri.
Direktur Utama PT Sucofindo, Sandry Pasambuna menambahkan, keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kinerja bisnis, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia di dalamnya.
Baca Juga: Alasan Empati Jadi Skill Penting di Dunia Kerja
Karena itu, Sandry mengatakan kesejahteraan pegawai dan keluarganya menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan perusahaan.
“Dengan semangat kebersamaan, saling percaya, dan komitmen yang kuat, kita dapat terus menjaga harmoni dan bersama-sama mengawal masa depan perusahaan menjadi lebih baik,” kata Sandry.
Afriansyah Noor pun menekankan pentingnya hubungan industrial yang harmonis di lingkungan kerja.
Dia juga mengajak serikat pekerja untuk menjaga persatuan dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tempat kerja.
“Jika komunikasi berjalan baik dan semua pihak saling mendukung, maka perusahaan akan maju dan pekerja semakin sejahtera,” pungkas Afriansyah.






