BPS Klaim Pengangguran Turun Jadi 7,22 Juta Orang
TopCareer.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mengklaim jumlah pengangguran di Indonesia turun ke angka 7,22 juta orang.
Hal ini diungkap oleh M. Edy Mahmud, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik pada Rabu (5/8/2026).
Edy mengungkapkan, Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Mei 2026 mencatat bahwa jumlah angkatan kerja di tanah air mencapai 155,41 juta orang atau naik 497 ribu orang jika dibandingkan Februari 2026.
“Dari angkatan kerja tersebut sebanyak 148,19 juta orang di antaranya bekerja. Jumlah penduduk yang bekerja ini bertambah ya sebanyak 522.000 orang dibandingkan kondisi di bulan Februari 2026,” kata Edy, mengutip YouTube BPS Statistics.
Untuk pekerja penuh mencapai 98,98 juta orang, pekerja paruh waktu 38,42 juta orang, dan setengah pengangguran 10,79 juta orang.
Baca Juga: BPS: 100 Orang Produktif di RI Menanggung 45 Orang Usia Nonproduktif
Menurut BPS, sepanjang Februari sampai Mei 2026, penyerapan tenaga kerja bertambah sebanyak 522 ribu orang.
Di sisi lain, Edy menyebut angkatan kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja menjadi pengangguran yaitu sebanyak 7,22 juta orang atau turun sekitar 24.000 orang dibandingkan bulan Februari tahun 2026.
“Pada bulan Mei tahun 2026 terdapat sebanyak 7,2 juta penganggur atau setara dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,65 persen,” kata Edy.
Ia menjelaskan, angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan Februari 2026 yang sebesar 4,68 persen atau turun sekitar 0,03 persen poin.



