Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Wednesday, November 13, 2019
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Madani Film Festival 2019: Review Yomeddine, Wakil Mesir di Cannes dan Oscar

Topcareer.id – Pandangan orang pada penyakit kusta atau lepra ternyata tak banyak beranjak meski kini kita memasuki era 4.0 dan post truth. Itu kesan pertama saya saat nonton Yomeddine (2018), film pembuka Madani Film Festival 2019. Yomeddine sebuah film istimewa dari Mesir. Mewakili negeri para firaun itu di ajang Oscar tahun ini dan sebelumnya dilombakan di sesi kompetisi Festival Film Cannes 2018.

Ada momen saat si tokoh kita yang mengidap lepra bermain air di sungai, diusir ibu yang juga tengah memandikan anaknya di sungai yang sama. Atau berbagai tatapan penasaran diiringi jijik dan ngeri orang-orang pada tokoh kita di sepanjang film ini.

Tokoh kita di Yomeddine adalah Beshay (diperankan Rady Gamal yang bukan aktor profesional namun aktingnya jempolan), seorang laki-laki 40 tahun nan buruk rupa yang sembuh dari kusta, namun menyisakan bekas penyakit itu di kedua tangannya.

Baca juga: Review Perempuan Tanah Jahanam: Joko Anwar Sekali Lagi Bicara Ibuisme

Ia tinggal di sebuah tempat penampungan penderita kusta di bagian utara Mesir. Sehari-hari ia bekerja mengais barang-barang di tempat pembuangan sampah, mencari benda yang kira-kira masih berguna untuk ia jual kembali. Beshay punya istri tapi hidup sendiri. Istrinya dirawat karena penyakit mental. Sahabatnya hanya seekor bagal dan anak yatim piatu panti asuhan yang dipanggil Obama (Ahmed Abdelhafiz).

Syahdan, istri Beshay meninggal. Ibu mertuanya datang berziarah sesudah pemakaman. Kedatangan sang mertua membuatnya mengambil keputusan mencari orangtua kandungnya. Ia samar-samar masih ingat ditinggalkan ayahnya ketika kecil di pintu gerbang tempat penampungan penderita kusta. Sejak itu, selama puluhan tahun ia tak pernah lagi melihat ayah atau kerabat lainnya.

Beshay lalu melakukan perjalanan, naik gerobak yang dipandu keledainya. Obama diam-diam menyusup ke gerobak. Ketika ketahuan, perjalanan sudah terlalu jauh hingga Beshay terpaksa mengajaknya ikut serta.

Dok. Variety
ade.irwansyah@gmail.com'
the authorAde Irwansyah

Leave a Reply