- Advertisement -
TopCareerID

Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Friday, February 28, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Seberapa Sering Harus Mencuci Segala Sesuatu di Rumah

Dok. Shutterstock

Topcareer.id – Tingkat kebersihan sifatnya subjektif. Juga soal kebersihan rumah. Ada yang mengepel lantai dua hari sekali, ada juga yang seminggu sekali. Tapi, sebenarnya ada beberapa standar untuk dipertimbangkan terkait kebersihan rumah jika menyangkut kesehatan.

Misal, berapa kali harus berishkan bak mandi, menyeka toilet, atau mengganti sprei, berapa lama waktu ideal untuk itu semua?

Jason Tetro, ahli mikrobiologi, ilmuwan tamu di Universitas Guelph, dan Becky Rapinchuk, yang juga ahli kebersihan, memberikan sarannya dalam laman NBC.

Baca juga: Cara Membuat Rumah Lebih Cerah dan Hangat

Ganti sprei seminggu sekali, paling lama 2 minggu sekali

Sebagian besar bakteri pada sprei bersifat seperti debu, dan tidak berbahaya. Namun bakteri dan jamur bersama dengan kotoran dan minyak yang terkelupas selama tidur, dapat melekat pada sprei dan kulitmu, berkontribusi pada jerawat dan ketombe.

Seperti yang direkomendasikan Rapinchuk, untuk menjaga kebersihan tempat tidur, gantilah seprei seminggu sekali, atau minimum setiap dua minggu (seperti yang disarankan Tetro), dan cuci dengan air panas.

Desinfektan bak cuci – setiap hari

Bahkan jika itu terlihat bersih, wastafel bisa menjadi sangat kotor. Tetro mengatakan wastafel kamar mandi menumpuk materi tinja (dari mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi).

Juga, bakteri dari makanan, seperti E.Coli dan Salmonella, dapat mencemari wastafel dapur, terutama jika kamu menangani daging mentah. Ketika air terciprat kembali ke tangan, mereka juga terkontaminasi. Agar tetap aman, seka wastafel setiap hari.

Baca juga: Kerja dari Rumah? Yuk, Dekor Layaknya Kantor Demi Kreativitas

Memvakum karpet dan mengepel lantai – satu hingga 2 minggu

Karpet harus divakum setiap minggu (lebih sering jika memiliki hewan peliharaan) untuk menjaga debu, kotoran dan alergen. “Cuci baskom atau uap setiap dua minggu sekali,” kata Tetro.

Kamu mungkin perlu mengepel lantai dapur sedikit lebih sering, karena bakteri makanan yang dapat menyebar.

Bersihkan kamar mandi- seminggu sekali

Tetro mengatakan kamar mandi adalah inang bakteri utama; E.coli dapat ditemukan dalam jarak enam kaki dari toilet dan di wastafel. Untuk mencegahnya, desinfeksi toilet dan wastafel setidaknya sekali seminggu, dan bak mandi setiap dua minggu. Tirai shower harus didesinfeksi setiap minggu untuk menghindari jamur, yang dapat menyebabkan iritasi kulit, mata, dan tenggorokan pada beberapa orang.

Baca juga: Masih Pikirkan Pekerjaan Setelah di Rumah? Stop Pakai Cara ini

Mengganti spons – setiap beberapa hari

Menurut Tetro, spons dapur menjadi sangat penuh kuman, dengan miliaran bakteri di setiap inci persegi. Tapi jangan takut – sebagian besar bakteri tidak berbahaya.

Karena mencuci spons dengan sabun dan air tidak benar-benar berfungsi, Tetro merekomendasikan untuk merendamnya ke dalam air mendidih selama 2 menit. Atau menempatkannya dalam microwave selama 2 menit sambil membasahi setiap beberapa hari, dan menggantinya ketika mereka memburuk.

Mengusap gagang pintu – sekali seminggu

Rapinchuk mengatakan, meskipun gagang pintu menumpuk banyak bakteri, mereka hanya perlu dicuci sesekali saja. Namun, gagang pintu di kamar mandi dan dapur punya lebih banyak bakteri, jadi mendisinfeksi mereka setidaknya sekali seminggu mungkin merupakan ide yang baik, terutama jika ada penyakit di rumah. *

Editor: Ade Irwansyah

hildailhamil@gmail.com'

Leave a Reply