Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Januari 26, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Pesawat yang Angkut WNI dari Wuhan Disterilisasi

Foto: Kompas.com

Topcareer.id – Usai digunakan untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, pesawat penerbangan Batik Air, Airbus 330-300CEO menjalani mitigasi untuk meminimalisasi potensi penyebaran virus korona, Minggu (2/2/2020).

Pesawat tersebut menjalani fase  pengerjaan yang meliputi pembersihan, sterilisasi, penyemprotan, penggantian saringan udara kabin dan perawatan berkala selama beberapa hari.

“Batik Air Airbus 330-300CEO dilakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman, bakteri, virus  dan lainnya (disinfectant spray) oleh KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) yang berlangsung kurang lebih 120 menit. Pekerjaan mencakup di kabin, kokpit dan kompartemen kargo bagian bawah pesawat,” kata Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro.

Baca juga: Pesawat Batik Air Mendarat di Wuhan, China, Siap Evakuasi 250 WNI

Batik Air bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam, TNI Angkatan Udara, pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic (BAT) member of Lion Air Group dan pihak terkait, dalam upaya memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan sesuai standar operasional.

Setelah pesawat dilakukan sterilisasi oleh pihak berwenang, KKP dan TNI AU memberikan izin kepada tim BAT untuk melakukan penggantian HEPA (High Efficiency Particulate Air) filter, yaitu alat penyaring untuk sirkulasi udara dalam pesawat.

“Prosedur tersebut sesuai anjuran Airbus, dikarenakan sistem HEPA sangat efektif untuk menyaring virus dalam sirkulasi udara kabin pesawat,” kata Danang dalam siaran pers yang diterima Topcareer.id, Minggu (2/2/2020).

Baca juga: Little Peanut, Robot Pengantar Makanan untuk Penderita Virus Korona

Semua HEPA filter yang sudah dilepas, lanjutnya, selanjutnya dibungkus menggunakan pembungkus khusus untuk diserahkan kepada pihak yang berwenang guna pemusnahan dengan cara dibakar.

Setelah dinyatakan steril oleh KKP, Airbus 330-300CEO ditarik ke hangar Batam Aero Technic untuk tahapan jadwal perawatan pesawat berkala (schedule maintenance). Proses itu pun berjalan lancar.

“Batik Air mengucapkan terima kasih atas dukungan, kerjasama dan bantuan dari KKP, TNI Angkatan Udara, pengelola bandar udara, Batam Aero Technic serta berbagai pihak sehingga proses hari ini berjalan lancar.”

Baca juga: Tangkal Virus Korona: Pakai Masker yang Benar!

Batik Air penerbangan ID-8618 membawa 18 kru dan 30 tim medis pada Sabtu (1/2/2020). Pesawat lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) pukul 13.00 WIB.

Penerbangan bernomor ID-8619 rute Bandar Udara Internasional Tianhe Wuhan tujuan Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (BTH) berangkat pada 04.30 waktu setempat (Time in Wuhan, Hubei, China Standard Time, GMT+ 08) dan mendarat normal di Batam pukul 08.30 WIB pada Minggu (2/2/2020).

Tinggalkan Balasan