Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, Agustus 8, 2022
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

7 Makanan untuk Tingkatkan Kemampuan Otak

Avocado. (dok. Shutterstock)

Topcareer.id – Jangan pernah remehkan apa yang kamu makan. Sebab makanan tersebut akan memberikan dampak pengaruh jangka panjang bagi kesehatan. Nah, salah satu yang
harus diperhatikan adalah makanan-makanan yang mengandung nutrisi yang baik untuk meningkatkan kinerja otak.

Bagi para pekerja profesional ada baiknya kamu mulai membiasakan mengonsumsi makanan-makanan berikut yang dapat meningkatkan kekuatan otak dan mengurangi risiko penurunan kemampuan kognitif pada usia senja.

Baca juga: Les Musik Waktu Kecil Berdampak Positif pada Otak Saat Dewasa

Pertama, alpukat. Buah ini kaya akan asam lemak yang disebut asam oleat. Asam lemak ini membantu membangun myelin, yang ditemukan dalam zat putih di otak. Myelin berperan penting menentukan kecepatan penyampaian informasi, dan tanpa myelin, neuron akan menerima informasi dengan lebih lambat. Lebih dari sepertiga lemak di myelin terdiri dari asam oleat. Dan untuk alasan ini, alpukat sangat berguna untuk pengiriman pesan yang cepat di otak.

Kedua, anggur ungu. Resveratrol fitonutrien dikenal memiliki manfaat bagi sirkulasi darah dan itu dapat ditemukan di anggur ungu. Resveratrol juga terdapat dalam red wine, namun kamu akan lebih mudah mendapatkannya dalam jumlah banyak ketika makan anggur ungu. Dengan meningkatkan pasokan oksigen dan nutrisi, anggur membantu mencegah penyakit kardiovaskular yang dapat menyebabkan demensia. Anggur meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan mengurangi kolesterol jahat (LDL), sehingga dapat membantu merawat kualitas pembuluh darah dan mencegah penyumbatan.

Ketiga, nasi merah. Rahasia energi tinggi pada nasi merah adalah vitamin B. Vitamin B atau lebih tepatnya riboflavin membantu produksi energi yang dibutuhkan untuk sel otak. Vitamin B penting lain untuk mengoptimalkan otak yang terkandung di nasi merah adalah niasin, tiamina, dan inositol. Konsumsilah nasi merah atau gandum utuh lain agar kamu mendapatkan berbagai vitamin B yang memberi asupan untuk otak.

Baca juga: Bisa Kuras Otak, Jangan Lakukan Ini Saat Jam Istirahat Kantor

Keempat, biji rami. Makanan ini sangat kaya lemak sehat untuk otak. Sedangkan untuk kandungan Omega 3, biji rami mengandung ALA, yang digunakan untuk membentuk EPA dan DHA. Untuk menciptakan dan menjaga keamanan neuron, otak menggunakan asam lemak omega-3 tersebut, EPA dan DHA. Biji rami juga mengandung lemak omega-6, yang digunakan untuk menciptakan neuron yang sehat serta mengendalikan area di dalam otak. GLA, asam lemak dari omega-6, terkandung dalam biji rami dan membantu pembentukan asam lemak omega-6 lain yang disebut AA. Kamu juga dapat mengekstrak biji rami dan menggunakannya sebagai tambahan saus salad.

Kelima, biji wijen. Makanan ini sangat tepat dikonsums untuk mendapatkan otak yang sehat karena mengandung zinc. Mineral ini sangat penting untuk proses belajar, memori, dan perkembangan otak. Zinc juga meningkatkan kesehatan imunitas dan menangani enzim yang bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan trace metal (logam dengan konsentrasi rendah) di otak.

Baca juga: Cara Simple Agar Kondisi Otak Selalu Prima

Keenam, ubi. Kaya akan karotenoid, yang sangat penting untuk otak karena berfungsi sebagai antioksidan dan melindungi sel otak. Selain itu, karotenoid membantu pembentukan vitamin A, yang penting untuk neuron baru berkembang dan bertemu satu sama lain serta menciptakan sambungan baru. Untuk membuat hidangan lezat dari ubi, kamu bisa memanggangnya tanpa dikupas dan taburi bubuk kayu manis. Meski ubi memiliki rasa manis, mereka mengandung gula yang lebih sedikit daripada kentang.

Ketujuh, bayam. Bayam adalah sumber yang bagus untuk folat, salah satu vitamin B yang membantu otak dalam menjaga sirkulasinya agar tetap sehat. Folat, yang juga dikenal sebagai metil, membantu menciptakan neurotransmiter, yang sangat dibutuhkan untuk semua proses belajar dan berpikir. Selain itu, folat melindungi DNA di dalam neuron. Hati juga dibantu oleh folat dalam proses detoksifikasi zat-zat yang tidak diperlukan tubuh agar otak tetap sehat. *

Catatan redaksi: Artikel ini pernah dimuat majalah TopCareer edisi Agustus 2015 dengan judul “Makanan untuk Otak”, ditulis Yuda Prihantoro.

the authorAde Irwansyah

Tinggalkan Balasan