Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, April 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Berlebihan Makanan Kaya Protein Berisiko Terkena Penyakit Jantung

Sumber foto: Medical News Today

Topcareer.id –  Penyakit kardiovaskular adalah salah satu penyebab kematian terbanyak di seluruh dunia. Selain kecenderungan genetik dapat berperan dalam pengembangan gangguan metabolisme yang berkontribusi terhadap kesehatan jantung yang buruk.

Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Lancet EClinical Medicine, makanan kaya protein yang tinggi asam amino sulfur (daging, kacang-kacangan, dairy product) dapat secara dramatis meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit kardiovaskular jika dikonsumsi berlebihan.

“Daging dan makanan berprotein tinggi lainnya umumnya memiliki kandungan asam amino sulfur yang lebih tinggi,” jelas Zhen Dong, penulis utama studi itu dalam rilis media yang dikutip dari The Ladders.

“Orang-orang yang makan banyak produk nabati seperti buah-buahan dan sayuran akan mengkonsumsi asam amino sulfur dalam jumlah yang lebih rendah. Hasil ini mendukung beberapa efek kesehatan bermanfaat yang diamati pada mereka yang makan vegan atau pola makan nabati lainnya.”

Baca juga: Cek Lingkar Pinggang! Orang Buncit Berisiko Kena Serangan Jantung

Hasil studi

Untuk menguraikan hipotesis mereka, para peneliti menganalisis rejimen diet dari 11.000 peserta sebelum mengambil sampel darah. Ketika seseorang mengunci jadwal diet, penanda bio instruktif dapat diamati dalam aliran darah mereka. Seiring waktu, penanda-bio ini menandakan timbulnya kondisi kronis dan terkadang fatal.

Seperti yang diduga, mereka yang secara rutin mengonsumsi makanan rendah asam amino sulfur (biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran hijau) membuktikan kadar kolesterol, glukosa, trigliserida, dan insulin yang sehat setelah para peneliti menyesuaikan faktor-faktor yang relevan (usia, berat badan, dan jenis kelamin).

“Biomarker ini merupakan indikasi risiko seseorang terhadap penyakit, seperti halnya kadar kolesterol tinggi merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular,” John Richie, seorang profesor ilmu kesehatan masyarakat di Fakultas Kedokteran Penn State mengatakan hasil awal laporan tersebut.

Baca juga: Mandi Air Hangat Turunkan Risiko Stroke dan Penyakit Jantung

“Banyak dari level ini dapat dipengaruhi oleh kebiasaan diet jangka panjang seseorang yang mengarah ke tes.”

Penting untuk diingat bahwa, dalam jumlah sedang, asam amunisi sulfur merupakan bagian integral dari berbagai fungsi biologis; yaitu regulasi metabolisme dan pertumbuhan jaringan dan otot.

Dua ons dada ayam, satu telur, secangkir beras merah, dan setengah dari alpukat memenuhi persyaratan perkiraan untuk orang dewasa dengan berat rata-rata dan dengan BMIS sehat menurut Badan Pangan dan Gizi Akademi Kedokteran Nasional Amerika Serikat.

Baca juga: Hirup Udara Tercemar Beberapa Jam Bisa Picu Serangan Jantung

Dalam penelitian yang dilakukan sebelumnya yang menggunakan model hewan, diet sulfur asam amino menghasilkan pengurangan lemak tubuh, stres oksidatif; perkembangan tumor kanker; peningkatan sensitivitas insulin; dan pembakaran bahan bakar yang lebih efisien.

Laporan baru yang dilakukan oleh para peneliti di Pennsylvania State University terlalu baru untuk menggerakkan hubungan sebab akibat apa pun. Sampai waktu yang cukup telah berlalu untuk menjamin studi tindak lanjut yang substantif kita hanya dapat mengandalkan serangkaian korelasi. *

Editor: Ade Irwansyah

Tinggalkan Balasan