Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, September 29, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

7 Perilaku Toxic yang Mematikan Diri Sendiri dan Orang Lain

Dok. Business Insider

Topcareer.id – Sebagian besar dari kita bisa langsung melihat perilaku beracun (toxic) yang ada pada orang lain. Tapi, kita sendiri sebenarnya cenderung punya jenis perilaku yang sama dalam diri kita. Itulah sifat manusia.

Perilaku beracun adalah hal-hal yang kita lakukan tapi mengganggu, membuat frustrasi, atau membahayakan orang-orang di sekitar kita, dan seringkali, bahkan diri kita sendiri.

Berikut adalah tujuh perilaku beracun paling umum yang akan mematikan semua orang di sekitarmu, seperti dalam laman The Ladders.

1. Menjadi seseorang yang pasif-agresif

Pasif-agresif berarti kamu secara tidak langsung mengkritik atau menanyai orang lain, dan kamu mungkin akan terkejut betapa seringnya orang-orang secara instan menangkap perilaku semacam ini. Jika kamu memiliki masalah dengan seseorang yang seperti ini, dialog jujur ​​dan langsung bisa menyelesaikan masalah lebih cepat.

2. Berbohong

Tidak ada yang suka bergaul dengan pembohong. Jika kamu tidak dapat dipercaya, maka kamu tidak akan memiliki banyak teman. Akibatnya, kita mungkin menghancurkan hubungan, dilewatkan untuk promosi di tempat kerja, atau hanya tidak disukai oleh orang-orang di sekitar kita.

Baca juga: Cara Putuskan Hubungan dengan Teman Toxic

3. Mengkritik terus-menerus

Jika kamu adalah tipe orang yang menemukan kesalahan dalam hampir semua hal yang dilakukan orang lain, kamu mungkin bersalah atas perilaku beracun ini.

“Sebelum menawarkan pendapatmu, pikirkan dengan hati-hati tentang bagaimana hal itu mungkin diterima. Ingatkan dirimu, misalnya, bahwa kritik terhadap pengasuhan seseorang hampir tidak pernah diterima,” tulis WebMD.

4. Selalu terdistraksi

Ini mungkin berasal dari kecanduan ponsel (terutama di meja makan), video game, atau rangsangan lainnya. Terdistraksi sepanjang waktu, berarti kamu tidak pernah benar-benar “hadir,” dan itu merusak hubungan serta membuat teman dan keluarga berpikir kamu tidak peduli.

5. Percaya bahwa dirimu selalu benar

Tak ada manusia yang sempurna. Meskipun kita semua memiliki pendapat, itu tidak secara otomatis berarti selalu benar. Bagaimanapun, perspektif, pengalaman, dan jalan hidup kita secara drastis memengaruhi apa yang kita yakini. Rangkullah perbedaan pendapat dengan hormat.

Baca juga: Apa Toxic Positivity dan Mengapa Itu Buruk?

6. Sering mengeluh

Kadang-kadang, mengeluh tentang sesuatu itu wajar-wajar saja. Tetapi ketika kita mengeluh sepanjang waktu dengan menjadikannya kebiasaan, kita secara tidak sengaja membuat getaran negatif di sekitar kita. Orang-orang jadi memerhatikan kecenderungan kita untuk mengeluh.

7. Bergosip

Jika kamu adalah tipe orang yang suka menyebarkan berita tentang teman dan rekan kerja, kamu mungkin adalah tukang gosip. Ini dapat memengaruhi apa yang orang katakan kepadamu, takut situasi pribadi mereka tersebar di sekitar kantor atau lingkungan. Oleh karena itu, jadilah orang tepercaya, bukan tukang gosip.(Feb)

Leave a Reply