Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, October 21, 2020
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Tips Membuat CV yang ATS Friendly (Bagian 1)

Ilustrasi: Study365

Topcareer.id – Untuk menentukan apa yang membuat CV atau resume kompatibel dengan ATS, kamu harus jeli dalam menghindari kesalahan penulisan resume paling umum yang akan menyebabkan ATS mengabaikan lamaran kamu.

Beberapa kesalahan paling mahal yang membuat CV atau resume menjadi tidak kompatibel dengan pemindaian ATS antara lain karena terlalu colorful, banyak grafik, tabel, kolom, gambar, teks dalam kotak, terlalu banyak simbol, background gelap, memakai font yang tidak umum, serta menambahkan emoji.

Memang dengan itu semua, CV kamu jadi menarik dan tidak membosankan, namun hal itu justru membuat CV kamu menjadi tidak ATS friendly dan kemungkinan lamaranmu dicampakkan oleh sistem ATS jadi lebih tinggi.

Jika kamu ingin memastikan CV atau resume kamu sesuai dengan ATS, ikuti tips di bawah ini.

Bagian pertama dari artikel:

Pilih jenis file yang tepat untuk CV kamu
Berlawanan dengan kepercayaan populer, PDF atau JPG bukanlah jenis file yang paling ramah ATS. Meskipun file PDF adalah yang terbaik dalam mempertahankan desain dan format CV kamu, namun itu tidak kompatibel dengan semua perangkat lunak ATS.

Jika kamu diminta untuk mengunggah resume ke ATS dan format “PDF” terdaftar di antara jenis file yang ada, kamu bisa menggunakan versi PDF dari resume. Namun, jika sistem tidak menentukan jenis file mana yang kompatibel, mainkan dengan aman dan tetap berpegang pada dokumen Word .doc atau .docx. File teks biasa juga sangat ramah ATS untuk resume, tetapi mereka membatasi opsi pemformatan kamu.

Karena resume terbaik ditulis dengan dua audiens dalam pikiran, robot melakukan pra-penyaringan aplikasi kamu dan manusia langsung di bagian SDM yang akan meninjau resume kamu, jika itu berhasil melewati ATS.

Direkomendasikan menggunakan dokumen Word daripada dokumen biasa seperti file teks untuk jenis file resume kamu. Ini akan memberikan kebebasan yang lebih kreatif untuk menulis resume yang akan menarik bagi perekrut atau manajer perekrutan.

Baca juga: Mumpung Luang, Yuk Perbaiki CV Kamu!

Jangan letakkan detail penting di header atau footer
Tidak semua sistem pelacakan pelamar dapat membaca dan mengurai informasi yang disimpan di bagian header dan footer dokumen Word dengan benar. Faktanya, penelitian terbaru mengkonfirmasi bahwa ATS tidak dapat mengidentifikasi bagian dari informasi kontak pencari kerja sebanyak 25 persen. Hindari menempatkan detail kontak penting (seperti nama, nomor telepon, atau alamat email kamu) di dalam header atau footer.

Optimalkan resume dengan kata kunci
Salah satu cara terbaik untuk memastikan resume kamu kompatibel dengan ATS adalah dengan mengoptimalkan resume kamu dengan kata kunci. Kata kunci yang dimaksud di sini adalah kata kunci untuk mewakili soft skill dan hard skill kamu serta keahlian yang kamu peroleh selama bertahun-tahun dalam memenuhi syarat untuk pekerjaan kamu.

Jika kamu tidak yakin kata kunci mana yang harus digunakan dalam resume kamu, mulailah dengan mengumpulkan tiga hingga lima deskripsi pekerjaan yang mewakili jenis posisi yang kamu kejar. Kemudian, salin dan tempel deskripsi pekerjaan ke generator seperti Wordle, untuk mengidentifikasi istilah yang sering digunakan di seluruh posisi yang kamu inginkan.

Ketika membuat resume yang dioptimalkan ATS, kamu perlu memikirkan frekuensi serta penempatan kata kunci ini di seluruh resume. Beberapa sistem pelacakan pelamar akan menentukan kekuatan keterampilan kamu berdasarkan berapa kali istilah muncul di resume kamu, sedangkan yang lain menetapkan perkiraan jumlah pengalaman suatu keterampilan berdasarkan penempatannya dalam resume.

Pertama, buat bagian “Kompetensi Inti” atau “Bidang Keahlian” dalam ringkasan profesional resume kamu yang mencantumkan hard skill dan soft skill terkuat kamu. Jika ada singkatan umum untuk salah satu keahlian kamu seperti “SEO,” tulislah dengan lengkap seperti “SEO (search engine optimization).” Kemudian, masukkan istilah yang sama ini ke dalam bagian “Pengalaman Kerja” atau “Pendidikan” jika sesuai.

Baca juga: Keterampilan Kerja Paling Penting untuk Dicantumkan di CV Kamu

Beberapa sistem pelacakan pelamar akan mengaitkan lamanya pengalaman untuk suatu keterampilan, berdasarkan berapa lama kamu memegang pekerjaan di mana keterampilan itu dimanfaatkan. Misalnya, jika kamu bekerja di pekerjaan sebelumnya selama lima tahun dan kamu menyebutkan bahwa dirimu menangani SEO untuk perusahaan, ATS akan menganggap kamu memiliki pengalaman SEO selama lima tahun dari pekerjaan itu.

Jika suatu keterampilan dicantumkan sendiri, seperti dalam ringkasan profesional atau bagian kompetensi inti, maka ATS akan menetapkan pengalaman enam bulan untuk keterampilan itu. Inilah mengapa sangat penting untuk mengulangi mencantumkan keahlian kamu di seluruh resume kamu, bukan hanya di bagian keahlian di bagian atas resume.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply