Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Monday, November 30, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Upaya Hilangkan Lemak Tubuh Gagal? Ini Sebabnya (Bagian 1)

Dok.. Consultantdietitians

Topcareer.id – Kalimat umum yang kerap terucap oleh para pria dan wanita yang berusaha menghilangkan kelebihan lemak di tubuhnya adalah, “Mengapa lemak tetap masih ada dan mengapa semua usaha sepertinya sia-sia?”

Seiring waktu, hal ini akan menyebabkan frustasi dan akhirnya membuat kamu putus asa, lalu menyerah dan berhenti.

Jika kamu mengalaminya, yang kamu butuhkan adalah mengungkap blunder atau kesalahan besar apa yang telah kamu buat, sehingga bisa merusak kemajuan kamu dalam usaha membakar lemak tubuh.

Berikut ini 10 kesalahan yang tidak terasa sering dilakukan, dan menyebabkan kamu gagal mengusir kelebihan lemak dalam tubuh.

Bagian pertama dari artikel.

1) Kamu masih berpikir kardio adalah jawabannya
Latihan kardio dalam waktu lama tanpa henti itu tidak bagus, karena tidak membakar cukup kalori. Seharusnya perbanyak latihan kardio, bukan diperlama durasi waktunya.

Semakin banyak latihan kardio, akan semakin baik tubuh membakar lemak. Lakukan interval kardio. Agar membakar lebih banyak kalori dalam jumlah waktu yang sama, merangsang lebih banyak pembakaran lemak, dan menciptakan efek metabolisme yang baik setelah latihan.

Baca juga: Pola Diet dengan Nutrisi Paling Sehat Rekomendasi Para Ilmuwan Dunia

2) Kamu cheating seenaknya tanpa perhitungan
Cheating boleh saja, tapi harus dengan benar. Jangan cheating didasari atas rasa dendam karena selama jangka waktu tertentu kamu sudah lelah menjaga asupan makanan. Selama defisit kalori, tubuh kamu mengurangi kadar leptin, hormon yang mengontrol penurunan berat badan dan melawan kelaparan.

Leptin rendah tidak hanya mempersulit penurunan berat badan, tetapi juga dapat menyebabkan lebih banyak penambahan lemak. Untuk memulihkan leptin kamu, sesekali kamu memerlukan makanan tinggi karbohidrat. Tapi frasa kuncinya adalah “tinggi karbohidrat,” bukan “tinggi lemak.”

3) Kamu tidak makan cukup protein
Menghemat protein akan memperlambat penurunan lemak karena tubuh sebenarnya membakar lebih banyak kalori untuk mencerna protein daripada makronutrien lainnya. Protein juga membuat kamu merasa kenyang dan mempertahankan massa otot sekaligus menghilangkan lemak tubuh.

Dalam sebuah studi dari Journal of Nutrition, para peneliti menemukan bahwa diet tinggi protein juga memperbaiki komposisi tubuh bahkan sambil menjaga kalori tetap sama. Pastikan untuk makan setidaknya 1 gram protein per pon berat badan saat berdiet.

4) Kamu tidak latihan beban
Jangan hanya berpikir kardio dan mengabaikan latihan beban saat mencoba menghilangkan lemak. Selama defisit kalori, tubuh kamu cenderung kehilangan otot, dan cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan berlatih beban.

Menambahkan lebih banyak otot juga meningkatkan laju metabolisme basal kamu, yang meningkatkan jumlah kalori yang dibakar sepanjang hari.

Baca juga: Jenis Diet yang Bikin Otak Tetap Sehat Bertahun-tahun ke Depan

5) Kamu terlalu stres
Stres mental dan fisik membatasi pembakaran lemak karena meningkatkan hormon kortisol. Kadar kortisol yang tinggi mengganggu testosteron dan produksi hormon pertumbuhan, yang mengurangi pertumbuhan otot, menyebabkan penambahan lemak (terutama di sekitar pinggang) dan bahkan melemahkan tulang.

Coba luangkan waktu untuk bersantai dan melepaskan diri dari kehidupan sehari-hari dengan hal-hal seperti yoga, meditasi, dan latihan pernapasan. Selain itu, pastikan untuk mengambil setidaknya satu hari istirahat per minggu dari olahraga apa pun, untuk mencegah latihan berlebihan, yang juga meningkatkan kortisol.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply