Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, April 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Negara Ini Sediakan Mesin Penjual Otomatis Alat Tes COVID-19

Topcareer.id – Di Jepang, kenyamanan merupakan hal yang sangat dijunjung tinggi. Tes COVID-19 bisa sangat merepotkan masyarakat di sana yang sangat sibuk bekerja.

Vending machine atau mesin penjual otomatis yang sederhana dinilai bisa menjadi solusi untuk mengatasi berbagai kerumitan kebutuhan sehari-hari di Tokyo.

Pemerintah Jepang ingin menghemat tenaga kerja dan sumber daya rumah sakit, pemerintah hanya melakukan 40.000 tes Polymerase Chain Reaction (PCR) sehari, terbatas pada orang-orang yang cukup bergejala atau memiliki kemungkinan tinggi untuk terinfeksi.

Baca Juga: 75% Warga Jepang Menentang Kedatangan Penonton Olimpiade dari Luar Negeri

Hal ini membuat publik sangat bergantung pada klinik swasta atau membeli tes PCR dengan cara lain.

Mengutip Reuters, mesin penjual otomatis yang menjual alat uji COVID-19 menawarkan konsumen pilihan untuk menghindari klinik yang ramai atau harus lama membuat janji temu dengan dokter.

“Jepang melakukan tes PCR dalam jumlah yang sangat rendah dan akibatnya semakin banyak orang tidak tahu apakah mereka flu atau virus corona,” kata , kata Hideki Takemura, direktur Klinik Hidung dan Tenggorokan Laketown Takenoko yang telah memasang tujuh mesin penjual otomatis alat tes COVID-19 di wilayah Tokyo.

Baca Juga: Beda Mi Instan Jepang, Korea, China, dan Indonesia

Takemura mengatakan, ada tanggapan besar dari publik ketika mesin-mesin itu pertama kali digunakan hingga perlu mengosongkan wadah uang pada mesin tersebut dua kali sehari.

Setiap mesin penjual otomatis menampung sekitar 60 alat uji yang dijual seharga 4.500 yen atau sekitar Rp 594 ribu. Pelanggan yang membelinya kemudian mengirimkan sampel air liur mereka untuk diproses.

Jepang memiliki sekitar 4,1 juta mesin penjual otomatis yang beroperasi, terbanyak di dunia per kapita.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan