Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, November 28, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Penelitian: Virus Flu Mampu Usir Virus Corona dari Sel-Sel Tubuh

Ilustrasi. (dok. Adobestock)

Topcareer.id – Virus yang menyebabkan flu biasa dapat secara efektif mengeluarkan virus COVID-19 dari sel-sel tubuh, kata para peneliti.

Beberapa virus diketahui bersaing untuk menjadi salah satu penyebab infeksi. Dan para ilmuwan dari Universitas Glasgow mengatakan tampaknya rhinovirus yang merupakan penyebab flu biasa bisa mengalahkan virus corona.

Influenza adalah salah satu virus yang paling egois, dan hampir selalu menginfeksi sendirian. Tantangan bagi para ilmuwan adalah bahwa satu tahun jarak sosial telah memperlambat penyebaran semua virus dan membuatnya lebih sulit untuk dipelajari.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 akan Manjur Jika Disuntikan Pada Tubuh Yang Sehat

Tim di Pusat Penelitian Virus di Glasgow menggunakan replika lapisan saluran udara dalam tubuh manusia manusia yang terbuat dari jenis sel yang sama, dan menginfeksinya dengan Sars-CoV-2 serta rhinovirus yang merupakan salah satu virus penyebab flu biasa pada manusia di seluruh dunia.

Jika rhinovirus dan Sars-CoV-2 dilepaskan secara bersamaan ke dalam sel, hanya rhinovirus yang berhasil menginfeksi. Saat rhinovirus dilepaskan 24 jam lebih awal untuk menginfeksi, maka Sars-CoV-2 tidak akan terlihat. Dan bahkan ketika Sars-CoV-2 memiliki waktu 24 jam lebih awal mulai menginfeksi lebih dulu, rhinovirus yang masuk berikutnya akan menghentikannya.

Baca Juga: Epidemiolog UGM Bocorkan Kapan Indonesia Capai Kekebalan Terhadap Covid-19

“Sars-CoV-2 tidak pernah bisa lepas landas karena sangat dihambat oleh rhinovirus,” kata Dr Pablo Murcia kepada BBC News.

Dia menambahkan: “Ini benar-benar menarik karena jika Anda memiliki prevalensi rhinovirus yang tinggi, itu dapat menghentikan infeksi Sars-CoV-2 yang baru.”

Efek serupa telah terlihat sebelumnya. Wabah rhinovirus yang besar mungkin telah menunda pandemi flu babi tahun 2009 di beberapa bagian Eropa.

Eksperimen lebih lanjut menunjukkan rhinovirus memicu respons kekebalan di dalam sel yang terinfeksi, yang memblokir kemampuan Sars-CoV-2 untuk membuat salinan dirinya sendiri.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan