Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, Mei 17, 2021
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Begini cara jadi Content Creator dan Influencer yang Kaya

Yoga ArizonaYoga Arizona

Topcareer.id – Tak bisa dipungkiri, di era digital ini banyak orang yang beralih profesi menjadi Content Creator atau influencer. Bagaimana tidak, iming-iming uang dari beberapa platform dan endorse akan siap mengisi dompet.

Namun tidak semudah kelihatannya, karena seorang Content Creator maupun Influencer harus memutar otaknya agar konten-konten yang dibuat dapat menarik perhatian orang banyak dan dapat bertahan untuk cukup waktu yang lama.

Oleh karena itu, Content Creator asal Pasuruan, Yoga Arizona membagikan tips bagaimana caranya jika ingin memulai karier sebagai content creator dan influencer yang sukses.

Menurutnya pertama, kita harus membangun personal branding yang kuat untuk dapat membantu kamu menjadi content creator yang authentic dan unik. Hal ini dapat dimulai dengan mengenali ciri khas diri sendiri.

“Jika kamu sosok yang humoris, coba berlatih membuat variasi konten dengan menonjolkan karakter humoris pada diri kamu. Lakukan hal ini secara konsisten supaya kamu semakin mudah dikenal banyak orang karena keunikan tersebut,” ujarnya dikutip dari Ruangguru.com pada Rabu (22/4/2021).

Selain itu, menggunakan profile picture, membuat feed Instagram atau thumbnail yang mendukung personality, juga akan memudahkan orang menilai dan mengenali siapa kamu.

Baca juga :Cara Content Creator Monetisasi Instagram Lewat Iklan IGTV dan IG Live

Kemudian yang kedua, Yoga menambahkan berinovasi dengan ide atau tipe konten juga menjadi hal yang penting. Pasalnya tantangan yang dihadapi seorang content creator atau influencer bukan hanya seputar membuat konten yang menarik. Namun, bagaimana konten kamu memiliki nilai originalitas tersendiri.

Sehingga Yoga menyarankan agar kamu tidak membuat konten yang hanya mengikuti situasi yang sedang happening saja.

“Dalam konteks ini, bukan berarti kamu tidak boleh mengikuti tren, ya. Teruslah berkarya dan berinovasi menciptakan banyak ide atau tipe-tipe konten tertentu. Coba ikuti topik yang sedang viral. Misalnya, kamu yang humoris ingin mencoba membuat konten horor karena genre tersebut lagi populer. Good to go! Ingat, tetap sesuaikan dengan ciri khas dan keaslian konten kamu, ya,” jelasnya.

Tidak sampai di situ, demi menjaga eksistensi sebagai content creator dan influencer, kamu juga dituntut untuk terus update dan berkarya dengan konten yang berkualitas.

Dalam hal ini, kamu perlu mempertimbangkan kuantitas dari konten yang akan diunggah, karena terlalu sering update konten di media sosial akan membuat konten-konten kamu yang lainnya menjadi cepat tenggelam dan tidak dilihat banyak orang.

“Followers juga akan menganggap kamu spam karena kamu keseringan mengunggah konten. Jadi, tetap produksi dan utamakan konten berkualitas dengan kuantitas unggahan yang sewajarnya. Pastikan kamu juga mengunggah konten pada waktu golden hour atau saat orang sedang ramai membuka media sosial,” tutur Yoga.

Tips terakhir adalah menjaga engagement dan loyalitas followers. Jangan dianggap sepele, loyalitas followers kini sangat penting untuk mempertahankan eksistensimu sebagai content creator atau influencer. Sebab followers tersebut yang akan mencari kamu dan setia menunggu konten terbaru kamu.

“Padahal jika rajin berinteraksi, engagement akan terus terjaga dan followers semakin loyal. Sediakan waktu untuk membalas komentar dari followers sebagai bentuk apresiasi atas dukungan mereka,” imbuhnya.

Selain membalas komenter, kamu juga bisa membalas direct message, melakukan screenshot layar, dan mengunggah kembali jawaban kamu di media sosial untuk sekaligus menjawab pertanyaan lain yang tidak sempat terbaca.

Sesekali kamu juga dapat menanyakan ide konten kepada followers. Karena selain menaikkan engagement, hal itu juga akan membuat kamu tahu apa yang saat ini audiens kamu inginkan. Semoga membantu.**(Feb)

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan