Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, July 19, 2024
redaksi@topcareer.id
Tren

Penipuan Siber Intai Semarak UEFA Euro 2024

Piala Eropa 2024 (uefa.com)

TopCareer.id – Kejuaraan sepak bola bergengsi di Eropa Piala Eropa atau UEFA Euro 2024 sudah berlangsung. Meski begitu, tingginya minat masyarakat dunia akan pertandingan-pertandingannya juga dimanfaatkan oleh penjahat siber.

Perusahaan keamanan siber Kaspersky menemukan adanya beragam modus penipuan untuk mencuri data dan uang pengguna, yang memanfaatkan Euro 2024 sebagai umpan.

“Skema penipuan memanfaatkan peristiwa besar memiliki pola yang lazim, penipu hanya mengubah daya tariknya berdasarkan tren terkini,” kata Olga Svistunova, pakar keamanan di Kaspersky.

“Namun, kita tidak boleh meremehkannya, karena mereka terus beradaptasi dan menemukan cara baru untuk mendapatkan keuntungan,” imbuhnya, seperti dikutip dari siaran pers, Kamis (20/6/2024).

Baca Juga: Biar Tak Diserang Hacker, Ini Tips Jaga Keamanan Akun TikTok

Berikut ini beberapa ancaman siber yang mengintai di masa Piala Eropa Euro 2024:

  • Tiket palsu

Pakar Kaspersky menemukan laman penipuan yang menyamar sebagai perusahaan energi populer Jerman, menawarkan tiket giveaway ke EURO 2024. Setelah melanjutkan, pengguna akan diminta untuk mengisi formulir dengan nama, nomor telepon, dan alamat mereka.

Serangan ini menyasar karyawan dan mitra perusahaan korban, yang berarti penipu akan memanfaatkan segala keuntungan untuk menyusup ke infrastruktur target.

  • Penipuan kripto

Penipu atau hacker memanfaatkan popularitas EURO 2024 dengan menjual koin khusus yang menampilkan pemain terkenal. Misalnya, para ahli Kaspersky menemukan skema yang melibatkan koin yang diberi nama Harry Kane.

Koin-koin ini banyak dipromosikan oleh penipu melalui email dan platform media sosial seperti Twitter, Facebook, dan Telegram. Para trader pun buru-buru membeli koin tersebut, sehingga menaikkan harganya. Begitu harga meroket, para penipu menjual kepemilikan mereka, menyebabkan nilai koin anjlok dalam hitungan menit.

  • Streaming palsu

Pengguna layanan over-the-top (OTT) juga harus waspada karena para pakar telah menemukan platform streaming palsu yang menawarkan liputan acara eksklusif dengan harga murah. Selain membocorkan pembayaran dan data pribadi, situs-situs ini mungkin memiliki kerentanan XSS bawaan yang memungkinkan penyerang mengontrol browser Anda.

  • Toko merchandise palsu

Para ahli juga menemukan toko online palsu yang menjual perlengkapan fandom seperti seragam, syal, topi, dan lainnya dengan diskon 40 persen. Mereka yang terpikat tentu tidak pernah menerima barang yang tersebut.

Tips Menghindari Penipuan Siber Berkedok Piala Eropa 2024

Berikut ini beberapa tips keamanan siber untuk menghindari penipuan yang berkedok Piala Eropa UEFA 2024:

  • Verifikasi Keaslian

Hanya membeli tiket, merchandise, atau layanan dari sumber resmi dan bereputasi baik. Periksa situs web resmi acara untuk penjual resmi.

  • Bersikaplah Skeptis terhadap Penawaran

Jika suatu penawaran tampak terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, mungkin itu penipuan. Berhati-hatilah terhadap diskon besar dan penawaran eksklusif, terutama jika penawaran tersebut berasal dari sumber yang tidak diketahui.

  • Amankan Data Anda

Hindari berbagi informasi pribadi dan keuangan di situs web asing. Pastikan situs web aman dengan mencari “https” di URL dan simbol gembok di bilah browser.

  • Gunakan Perangkat Lunak Keamanan

Selalu perbarui perangkat lunak antivirus dan keamanan Anda untuk melindungi dari serangan malware dan phishing.

  • Mengedukasi Diri Sendiri

Tetaplah terinformasi tentang taktik penipuan siber yang umum dan cara mengenalinya. Ikuti pembaruan dari pakar keamanan siber dan sumber-sumber resmi.

Itulah tadi berbagai modus penipuan siber yang mengintai selama Euro 2024 dan tips menghindarinya.

Leave a Reply