
TopCareer.id – Tak cuma sampah organik dan non-organik, edukasi soal sampah elektronik (e-waste) juga harus dimulai dari lingkungan sekolah.
Rafa Jafar, Founder EwasteRJ mengatakan sampah elektronik tak cuma handphone dan laptop, tapi juga barang-barang lain seperti TV, lampu, hingga berbagai jenis kabel yang tidak terpakai lagi.
“Kenapa mereka masuk kategori limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) karena mereka ada potensi mengandung racun,” kata Rafa dalam acara peluncuran gerakan #SayangBumi di Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Menurut Rafa, jika sampah elektronik dikelola dengan tidak bijak, ada risiko kontaminasi terhadap lingkungan sekitar.
Simak selengkapnya di video menarik berikut ini:



