Tren

Virus-Virus Mematikan di Bumi (bagian 1)

Ilustrasi virus ebola. Sumber foto: ABC News

4. HIV

Di dunia modern, virus yang paling mematikan dari semuanya mungkin adalah HIV.

“Ini masih merupakan pembunuh terbesar,” kata Dr. Amesh Adalja, seorang dokter penyakit menular dan juru bicara untuk Infectious Disease Society of America.

Diperkirakan, 32 juta orang telah meninggal karena HIV sejak penyakit ini pertama kali diakui pada awal 1980-an.

“Penyakit menular yang memakan korban terbesar umat manusia saat ini adalah HIV,” kata Adalja.

5. Cacar

Pada 1980, Majelis Kesehatan Dunia menyatakan dunia bebas dari cacar. Tetapi sebelum itu, manusia berjuang melawan cacar selama ribuan tahun, dan penyakit ini telah membunuh sekitar 1 dari 3 orang yang terinfeksi.

Bagi korban yang selamat, virus cacar juga tak jarang meninggalkan bekas luka yang dalam dan permanen, bahkan seringkali, kebutaan.

Sejarawan memperkirakan 90% populasi asli Amerika meninggal karena cacar yang diperkenalkan oleh penjelajah Eropa. Pada abad ke-20 saja, cacar menewaskan 300 juta orang.

“Itu adalah sesuatu yang memiliki beban besar di planet ini, tidak hanya kematian tetapi juga kebutaan, dan itulah yang mendorong kampanye untuk memberantasnya dari Bumi,” kata Adalja.

6. Hantavirus

Hantavirus pulmonary syndrome (HPS) pertama kali mendapat perhatian luas di Amerika Serikat pada 1993, ketika seorang lelaki muda Navajo yang sehat dan tunangannya yang tinggal di daerah Four Corners Amerika Serikat meninggal dalam beberapa hari karena sesak napas.

Virus ini tidak ditularkan dari satu orang ke orang lain, melainkan dari paparan kotoran tikus yang terinfeksi.

Sebelumnya, menurut sebuah makalah 2010 dalam jurnal Clinical Microbiology Reviews, hantavirus yang berbeda menyebabkan wabah pada awal 1950-an selama Perang Korea.

Wabah itu mengakibatkan lebih dari 3.000 tentara terinfeksi, dan sekitar 12% dari mereka tewas.

Editor: Feby Ferdian

Hilda Ilhamil Arofah

Leave a Reply