Tren

Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar Mewah, Ratusan Penumpang Terjebak di Laut

Ilustrasi MV Hondius (cruisemapper.com)

Penyakit akibat Hantavirus

Mengutip Aljazeera, Hantavirus bisa menyebabkan dua jenis penyakit.

Pertama dikenal sebagai Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang terutama menyerang paru-paru. Sementara yang lainnya, Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS), menyerang ginjal.

HPS lebih sering jadi sorotan karena memiliki tingkat kematian sekitar 40 persen. Sementara, menurut Centers for Disease Control and Prevention, tingkat kematian untuk HFRS bervariasi antara 1 sampai 15 persen.

Pihak berwenang belum mengonfirmasi jenis penyakit mana yang menyebar di kapal pesiar tersebut, namun media internasional melaporkan bahwa kemungkinan besar adalah pulmonary hantavirus.

Virus ini paling sering menyebar melalui hewan pengerat yang terinfeksi, yang dapat membawa virus dalam urine, air liur, atau kotorannya.

Baca Juga: WHO Ungkap Penyakit yang Berisiko Picu Pandemi

Ketika material tersebut mengering dan beterbangan di udara, manusia dapat terinfeksi dengan menghirup partikel yang terkontaminasi.

WHO mengatakan, Hantavirus juga dapat menyebar langsung antar manusia, meski kasusnya jarang terjadi.

Hantavirus pulmonary syndrome biasanya dimulai dengan gejala mirip flu seperti kelelahan dan demam dalam satu hingga delapan minggu setelah paparan, menurut CDC.

Empat hingga 10 hari kemudian, penderita mulai mengalami batuk, sesak napas, dan penumpukan cairan di paru-paru.

CDC menyebut diagnosis dalam 72 jam pertama infeksi cukup sulit karena gejalanya mudah disalahartikan sebagai flu biasa. Sementara itu, HFRS biasanya berkembang dalam satu hingga dua minggu setelah paparan.

Leave a Reply