Tren

Komdigi Ungkap Modus Penjual Nakal Aktifkan SIM Card Pakai Registrasi Biometrik

TopCareer.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkap adanya modus kecurangan dengan menyalahgunakan registrasi kartu SIM berbasis biometrik di tingkat penjual.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Edwin Hidayat Abdullah mengatakan, meski operator sudah menerapkan pengenalan wajah untuk registrasi, ada oknum penjual yang mengaktifkan kartu SIM memakai biometrik miliknya sebelum dijual ke pelanggan.

“Masih ada yang mau coba-coba gitu ya. Kartu diaktivasi dengan wajahnya, dibawa oleh customer, setelah customer pakai, kemudian di-unregister, jadi customer-nya merugi,” kata Edwin di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026).

Edwin menegaskan, hal ini tak boleh dilakukan karena pemilik sudah memakai data orang lain, sehingga nomor HP tidak tercatat dengan nama pemilih sebenarnya.

“Ini praktik-praktik di lapangan yang harus diperhatikan, kita sekarang eranya kejujuran, apa yang kita pakai itu harus atas nama kita,” Edwin menegaskan, seperti dikutip dari siaran pers.

Baca Juga: Registrasi Nomor HP Baru Wajib Rekam Wajah Mulai 1 Juli 2026

Ia pun menggarisbawahi bahwa implementasi registrasi pelanggan menggunakan data biometrik perlu kerja sama oleh semua pihak, agar dapat berjalan secara transparan dan benar.

Namun, Edwin mengklaim pengecekan di lapangan menunjukkan sudah banyak pihak yang taat terhadap aturan registrasi biometrik. Ia pun berharap agar pihak-pihak yang belum patuh dapat segera menyesuaikan diri dengan aturan tersebut.

“Sudah lebih banyak yang comply daripada yang tidak, tapi yang tidak ini semoga semakin lama semakin menghilang dan kita bisa berjalan dengan lebih baik lagi,” pungkasnya.

Banner Loker

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button