Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, September 30, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

Kisah Yahoo! Melewatkan Kesempatan Besar dari Microsoft dan Google

Kantor Yahoo!. (dok. PHD worldmedia)

Topcareer.id – Yahoo! Inc. pada 2016 lalu mencapai kesepakatan untuk menjual properti Internet mereka ke Verizon Communications Inc. senilai USD 4,83 miliar.

Melihat kembali peluang Yahoo sebelumnya pada tahun 2008, Microsoft Corporation mengusulkan untuk mengakuisisi seluruh bisnis Yahoo di tahun tersebut dengan harga USD 44,6 miliar.

Nilai harga pada kesepakatan mewakili premi 62 persen di atas harga penutupan Yahoo sehari sebelum Microsoft go public dengan penawarannya saat itu.

Microsoft mengatakan bahwa entitas gabungan Microsoft-Yahoo dapat mendominasi pasar periklanan online dan menciptakan perusahaan yang lebih efisien dan menghasilkan setidaknya USD 1 miliar dalam sinergi tahunan.

Baca juga: Warren Buffett, Orang Terkaya Dunia Cuma Bawa Uang Segini di Dompetnya

“Kami sangat menghormati Yahoo!, dan bersama-sama kami dapat menawarkan serangkaian solusi yang semakin menarik bagi konsumen, penerbit, dan pengiklan sambil menjadi posisi yang lebih baik untuk bersaing di pasar layanan online,” kata Steve Ballmer, CEO Microsoft.

Namun sayangnya pada saat itu Yahoo! menolak penawaran dari Microsoft dan delapan tahun kemudian Yahoo! justru menjual properti internet mereka ke Verizon Communications Inc. dengan harga lebih murah.

Pada tahun 1998, dua orang jenius Larry Page dan Sergei Brin, yang sama sekali belum dikenal oleh perusahaan teknologi menawarkan untuk menjual startup kecil mereka Google ke AltaVista dengan harga USD 1 juta sehingga mereka dapat melanjutkan studi mereka di Stanford.

Baca juga: Yuk Intip Cara Google Hasilkan Uang

Perusahaan yang ingin dijual oleh Page dan Brin adalah sistem PageRank yang segera dipatenkan dan merupakan inti dari Google .

AltaVista menolak tawaran untuk mengakuisisi perusahaan Google. Demikian pula Yahoo! yang juga menolak penawaran dari Google karena ingin para pengguna Yahoo! menghabiskan lebih banyak waktu di platformnya sendiri. Berbeda dengan sistem PageRank Google yang mengirim penggunanya ke situs web lain yang paling relevan dari pencarian penggunanya.

Yahoo! Kembali mendapat kesempatan lain untuk mengakuisisi Google pada tahun 2002, CEO Yahoo! saat itu, Terry Semel, terlibat dalam negosiasi untuk mengakuisisi Google, yang berlangsung selama beberapa bulan.

Hasil dari negosiasi adalah Semel menolak keras pada nilai harga Google yang menjual perusahaan startup tersebut sebesarUSD 5 miliar. Dan hari ini, Google beserta perusahaan induknya, Alphabet, telah memiliki kapitalisasi pasar lebih dari USD 500 miliar. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply