Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, November 29, 2020
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Kelola Stres Kerja Sebelum Liburan Datang

Ilustrasi.

Topcareer.id – Ya, liburan seharusnya memang diisi dengan waktu bersama keluarga dan teman-teman. Tapi, apa daya jika liburan juga bertepatan dengan laporan bulanan, ulasan kinerja, dan pekerjaan tenggat waktu lainnya. Stres selama liburan pun jadi hal nyata.

Biasanya, sedikit stres dipandang sebagai bagian dari kehidupan kerja sehari-hari. Namun, bagi sebagian orang, stres kerja bisa sangat intens sehingga memengaruhi kesejahteraan. Menjelang liburan adalah satu kali di mana ini bisa terjadi.

Perasaan stres yang hebat dapat mulai memengaruhi kesehatan mental seseorang. Berikut cara menghadapi stress kerja sebelum liburan, dikutip dari laman Care in Mind.

Baca juga: Tips Liburan ala Hotel di Rumah Selama Pandemi Covid-19

1. Tubuhmu harus banyak bergerak

Manfaat kesehatan mental dari olahraga sudah dikenal luas. Menjadi aktif secara fisik bukan berarti kamu harus berkeringat dan olahraga keras setiap hari. Berjalan cepat di sekitar rumah dapat membantu menenangkan pikiran jika semuanya tampak terlalu banyak. Lakukan ini sesering mungkin jika kamu punya waktu.

2. Siapkan pikiranmu

Aktivitas hebat lainnya untuk menghilangkan stres adalah aktivitas yang penuh perhatian seperti yoga, meditasi, dan Tai Chi. Beberapa menit yang dihabiskan “di tempat lain” di benakmu benar-benar dapat membantu menenangkan pandangan dan membuat situasi stres lebih mudah dikelola.

Mindfulness tidak harus menghabiskan banyak waktu atau ruang. Teknik pernapasan terkontrol yang sederhana dapat membantu manajemen stres di tempat kerja.

3. Bisakah kamu memanfaatkan waktu sebaik-baiknya?

Jam kerja yang panjang mempengaruhi berapa banyak waktu yang kamu habiskan bersama orang-orang tercinta. Daripada cuma bersantai di sofa di depan TV atau bermain dengan ponsel, bagaimana dengan menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga atau teman?

Baca juga: Ini Kiat Atasi Anak yang Keasyikan Nikmati Liburan

Maklum, ini bisa terasa seperti pertanyaan sulit selama periode pra-liburan yang sibuk. Namun, setelah hari yang berat, kamu mungkin akan merasa jauh lebih baik setelah menghabiskan waktu bersama seseorang yang dekat denganmu. Periode pra-liburan juga waktu yang tepat untuk kembali ke hobi yang disukai.

4. Bisakah email setelah jam kerja itu menunggu?

Kecuali jika pekerjaan mengharuskanmu menelepon, dapatkah kamu mematikan (atau tidak memeriksa) email kantor setelah jam kerja? Sekali lagi, ini bisa menjadi pertanyaan yang sulit selama masa pra-liburan yang penuh tekanan.

Namun, jika kamu dapat melakukannya, tetapkan batasan yang jelas untukmu dan orang lain, termasuk selama jam kerja. Tidak ada yang salah dengan memperjelas kapan kamu dalam mode kerja dan kapan tidak.

5. Rencanakan tidur

Salah satu efek dari stress itu sendiri adalah bagaimana cara kita mencoba menghargai diri sendiri, tapi dengan hal-hal yang bisa memperparah stress itu sendiri. Misal, dengan nonton Netflix semalaman, tidur pun kurang.

Tidur dengan pikiran yang masih terprogram tidak mengarah pada tidur yang sehat. Cobalah untuk mengatur waktu henti sendiri di malam hari, tanpa pedulikan gadgetmu. Alternatif yang baik adalah membaca di tempat tidur. Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa ini memiliki banyak manfaat lain, mulai dari menjadikanmu seorang komunikator yang lebih baik hingga meningkatkan daya ingat. *

Editor: Ade Irwansyah

Leave a Reply