Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, February 27, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Takut COVID-19, Pria Ini Sembunyi di Bandara Selama 3 Bulan

Topcareer.id – Seorang pria California yang menurut polisi mengaku takut COVID-19 telah bersembunyi selama tiga bulan di area aman Bandara Internasional O’Hare Chicago AS sampai akhirnya tertangkap.

Aditya Singh (36) didakwa melakukan tindak pidana kejahatan ke area terlarang di bandara dan pencurian pelanggaran ringan.

Di pengadilan obligasi hari Minggu (17/1), jaksa penuntut mengatakan Singh yang tiba di O’Hare dengan penerbangan dari Los Angeles pada 19 Oktober 2020 diduga telah menetap di zona keamanan bandara sejak saat itu tanpa terdeteksi.

Hakim Cook County Susana Ortiz bereaksi dengan tidak percaya setelah jaksa penuntut merinci tuduhan tersebut.

“Jadi, jika saya memahami kamu dengan benar,” kata Ortiz.

“Kamu memberi tahu saya bahwa seorang individu non-karyawan yang tidak sah diduga tinggal di bagian aman terminal bandara O’Hare dari 19 Oktober 2020 hingga 16 Januari 2021 dan tidak terdeteksi? Saya benar-benar ingin memahami kamu dengan benar.”

Sabtu sore (16/1), dua karyawan United Airlines mendekati Singh dan meminta untuk melihat identitasnya. Pengacara Asisten Negara Kathleen Hagerty mengatakan Singh menurunkan masker wajahnya dan menunjukkan lencana ID bandara yang dia kenakan di lehernya.

Lencana itu sebenarnya milik seorang manajer operasi yang telah melaporkannya hilang pada 26 Oktober 2020 lalu. Pegawai pun menelepon 911 dan polisi segera datang untuk menahan Singh.

Hagerty mengatakan Singh dilaporkan menemukan lencana tersebut di bandara dan “takut pulang karena COVID-19.” Dia memberi tahu hakim bahwa dia makan dari mengumpulkan sisa makanan penumpang.

Menurut Asisten Pembela Umum Courtney Smallwood. Dia mengatakan bahwa Singh memiliki gelar master di bidang perhotelan dan kini tengah menganggur.

Sebagai syarat jaminan, Ortiz melarang Singh menginjakkan kaki di bandara lagi kecuali dia mampu membayar denda US USD 1.000 yang dia butuhkan untuk pembebasannya. Dia akan kembali ke pengadilan 27 Januari.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply