Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, April 17, 2024
redaksi@topcareer.id
Tren

Daftar Tempat Terbaik di Dunia untuk Berbisnis

SingapuraSingapura-Singapore. (Pexels)

Topcareer.id – Economist Intelligence Unit (EIU) memeringkat tempat terbaik untuk berbisnis . Posisi tiga teratas dalam daftar sebagai tempat terbaik di dunia untuk menjalankan bisnis adalah Singapura, Denmark, dan Amerika Serikat.

“Singapura akan tetap menjadi negara dengan geografi terbaik di dunia untuk melakukan bisnis, seperti yang terjadi selama 16 tahun terakhir,” kata Country Forecast Manager EIU dan analis Eropa, Prianthi Roy, dikutip CNBC Make It.

Ia menambahkan, faktor-faktor yang mendorong posisi negara Asia Tenggara itu sebagai tujuan bisnis utama adalah stabilitas politik dan fokus pemerintah dalam membantu perusahaan-perusahaan sektor swasta dalam negeri untuk meningkatkan teknologinya.

Pemeringkatan EIU menilai daya tarik berbisnis di 82 negara dan wilayah, dan diukur berdasarkan indikator seperti inflasi, biaya hidup, pertumbuhan ekonomi, dan kebijakan fiskal.

Pengukuran ini juga memberikan wawasan mengenai negara mana yang memiliki posisi pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan negara lain.

Baca juga: Green Business Sedang Jadi Tren Di Kalangan Pebisnis Muda

“Dan cara yang efektif untuk mengidentifikasi di mana peningkatan belanja investasi akan segera terjadi,” kata para analis di EIU.

Berikut daftar 10 negara dengan perekonomian teratas

1. Singapura – 8,56 poin
2. Denmark – 8,41 poin
3. Amerika Serikat – 8,40 poin
4. Jerman – 8,35 poin
5. Swiss – 8,33 poin
6. Kanada – 8,31 poin
7. Swedia – 8,29 poin
8. Selandia Baru – 8,26 poin
9. Hong Kong – 8,24 poin
10. Finlandia – 8,22 poin

Menurut laporan tersebut, semua negara-negara dalam daftar tempat terbaik untuk berbisnis adalah negara-negara maju dan memiliki kinerja kuat dalam indeks sejak lama.

“Sehingga cenderung menjadi pilihan yang aman untuk investasi. Namun, tingkat pertumbuhan PDB per kapita dan headline cenderung tetap stabil dan relatif lambat,” kata penelitian tersebut.

Leave a Reply