Tren

WFH 1 Hari buat ASN Diperpanjang 2 Bulan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Jakarta, 21 Mei 2026. (YouTube Sekretariat Presiden)

TopCareer.id – Pemerintah memperpanjang aturan work from home (WFH) satu hari seminggu untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam rangka menghemat Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

“Dalam situasi seperti sekarang di mana perang belum berakhir, maka juga akan dilanjutkan work from home untuk dua bulan ke depan,” kata Airlangga.

Baca Juga: Tak Semua WFH Sehari Seminggu, ASN Posisi dan Sektor Ini Wajib ‘Full’ WFO

Kebijakan ASN satu hari seminggu untuk ASN sudah dimulai sejak 1 April 2026 lalu. Langkah ini diterapkan dalam rangka menghemat bahan bakar, yang biayanya melonjak akibat konflik di Timur Tengah.

Selain itu, pemerintah juga akan membatasi penggunaan kendaraan dinas hingga 50 persen, kecuali untuk operasional dan kendaraan listrik, serta mendorong penggunaan transportasi publik.

Meski begitu, ada beberapa posisi dan unit layanan publik yang dikecualikan dari WFH, sehingga harus tetap bekerja dari kantor (work from office/WFO).

Baca Juga: Tanpa Kebijakan Komprehensif, WFH Bisa Picu Masalah Baru

Dalam konferensi pers Senin (31/3/2026), Mendagri Tito Karnavian mengatakan pengecualian dilakukan agar fungsi pengawasan dan pelayanan dasar kepada masyarakat tidak terganggu.

“Mengenai yang dikecualikan, di tingkat provinsi misalnya jabatan pimpinan tinggi madya eselon I, kemudian eselon II pratama,” kata Tito Karnavian, mengutip Infopublik, Kamis (2/4/2026).

Sementara untuk sektor swasta, BUMN, dan BUMD, pemerintah memberikan imbauan untuk memberikan kesempatan bagi karyawannya WFH satu hari dalam sepekan, sesuai kondisi perusahaan.

Leave a Reply