Tren

MRT Jakarta Targetkan Capai Kota di 2029

Ilustrasi MRT Jakarta (setkab.go.id)

TopCareer.idMRT Jakarta mengungkapkan perkembangan pembangunan fase 2A lin utara selatan Bundaran HI-Kota.

Pada Maret 2026, pembangunannya sudah mencapai 59,19 persen atau melampaui target 57,52 persen.

Mengutip laman resminya, Senin (27/4/2026), PT MRT Jakarta (Perseroda) menargetkan segmen satu Bundaran HI-Monas akan selesai di akhir 2027, lalu segmen dua hingga Kota rampung di akhir 2029.

Menurut perusahaan, rel MRT fase 1 dan 2A lin utara selatan sudah tersambung. Selain itu, dipersiapkan juga kedatangan dan pemasangan pintu tepi peron (platform screen doors).

Baca Juga: 7 Tahun Beroperasi, Pengguna MRT Jakarta Tembus 192 Juta

Fase 2A lin utara selatan akan menghubungkan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta hingga Kota sepanjang sekitar 5,8 kilometer dan terdiri dari tujuh stasiun bawah tanah, yaitu Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota.

Fase 2A ini dibagi menjadi dua segmen yaitu segmen satu Bundaran HI—Monas yang ditargetkan selesai pada 2027, dan segmen dua Harmoni—Kota yang ditargetkan selesai pada 2029.

Fase ini dibangun dengan biaya sekitar Rp 25,3 triliun melalui dana pinjaman kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Jepang.

Sementara itu, Fase 2B yang direncanakan sebagai kelanjutan dari Kota sampai dengan Depo Ancol Barat, masih dalam tahap studi kelayakan (feasibility study).

Baca Juga: Jakarta Masuk 19 Kota dengan Transportasi Umum Terbaik di Dunia

MRT Jakarta menyebut bahwa pembangunan fase 2A berbeda dengan fase 1. Pada fase ini, pengembangan dilakukan bersamaan dengan kawasan stasiun yang mengusung konsep transit-oriented development (TOD).

Melalui konsep ini, pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur stasiun, tetapi juga mengintegrasikan fungsi transportasi dengan aktivitas manusia, bangunan, serta ruang publik.

Tujuannya adalah meningkatkan kemudahan akses ke transportasi publik sekaligus mengoptimalkan kapasitas angkut penumpang.

Leave a Reply