Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, April 18, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Jepang Diprediksi Capai Herd Immunity COVID-19 Pada Oktober 2021

Foto Ilustrasi

Topcareer.id – Jepang kemungkinan akan mencapai herd immunity atau kekebalan kawanan terhadap COVID-19 melalui inokulasi massal hanya beberapa bulan setelah Olimpiade Tokyo yang direncanakan, menurut forecaster yang berbasis di London.

“Jepang tampaknya cukup terlambat,” kata Rasmus Bech Hansen, pendiri firma riset Inggris Airfinity. “Mereka bergantung pada banyak impor vaksin dari A.S. Dan saat ini, sepertinya tidak mungkin mereka akan mendapatkan dalam jumlah yang sangat besar, misalnya vaksin Pfizer.”

Hansen mengatakan Jepang tidak akan mencapai tingkat inokulasi 75%, tolok ukur kekebalan kawanan, hingga sekitar Oktober, sekitar dua bulan setelah penutupan Olimpiade Musim Panas.

Jepang telah mengatur untuk membeli 314 juta dosis dari Pfizer, Moderna Inc dan AstraZeneca Plc, dan itu akan lebih dari cukup untuk populasi 126 juta.

Baca Juga: New Delhi Semakin Mendekati Herd Immunity Terhadap COVID-19

Tetapi masalah yang terlihat dalam peluncuran vaksin di tempat lain seperti di Eropa, menimbulkan keraguan bahwa Jepang akan mendapatkan pasokan itu tepat waktu.

Taro Kono, kepala program vaksin Jepang, mengatakan akan memulai suntikan pertama pada Februari dimulai dengan 10.000 pekerja medis, tetapi ia memundurkannya untuk mengamankan pasokan vaksin yang cukup pada Juni.

Jepang sangat rentan karena rencana inokulasi awalnya bergantung pada dosis Pfizer, yang berisiko stoknya diambil kembali oleh otoritas AS untuk melawan pandemi di sana.

“Vaksin tidak cukup untuk semua negara yang membuat perjanjian dengan Pfizer,” kata Hansen.

Perwakilan dari Pfizer dan kementerian kesehatan Jepang tidak segera menanggapi prediksi dari Airfinity. Sebelumnya, Pfizer telah menyatakan bahwa perusahaan tersebut bekerja sama dengan regulator Jepang untuk membuat dosis vaksin COVID-19 tersedia secepat mungkin bagi orang-orang di Jepang.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan